Text
KINETIKA EKSTRAKSI TEH HIJAU BEBAS KAFEIN MELALUI PROSES BLANCING GELOMBANG MIKRO SEBAGAI ANTI HIPERKOLESTEROLEMIA
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil teh terbaik di dunia, dengan banyak
perkebunan teh yang tersebar di berbagai daerah. Salah satu jenis teh yang produksinya terus
meningkat setiap tahunnya adalah teh hijau. Teh hijau mengandung senyawa aktif seperti
katekin, khususnya epigallocatechin gallate (EGCG), serta kafein, yang memiliki banyak
manfaat kesehatan. Antioksidan alami dalam katekin, seperti EGCG, dapat mencegah
berbagai penyakit pada tubuh manusia. Untuk mendapatkan senyawa katekin dan kafein
dalam bentuk murni, daun teh hijau perlu diekstraksi melalui proses yang bebas pelarut,
dengan metode Microwave-Assisted Extraction (MAE). Penelitian ini menggunakan variasi
suhu (80°C dan 95°C) serta waktu ekstraksi (4, 6, 8, 10, dan 12 menit) untuk mengoptimalkan
proses ekstraksi. Rasio antara pelarut dan sampel juga divariasikan guna mendapatkan kondisi
terbaik. Setelah proses ekstraksi, filtrat yang dihasilkan diuji menggunakan spektrofotometri
UV-Vis untuk menentukan kadar katekin dan kafein, serta diuji aktivitas antioksidannya. Data
yang diperoleh dianalisis menggunakan model kinetika untuk memahami laju ekstraksi dan
pengaruh kondisi ekstraksi terhadap efisiensi proses. Pemodelan kinetika ini bertujuan untuk
menghasilkan desain optimal dari ekstraktor yang digunakan.
Tidak tersedia versi lain