Text
EVALUASI INPUT AF (ALTERNATIVE FUEL) PADA ALAT HOT DISK REACTOR (HDR) DI PLANT 11 PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA, TBK.
vi
ABSTRAK
PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk., merupakan salah satu perusahaan semen
terbesar di Indonesia dengan merk dagang “Tiga Roda”. Memiliki 14 pabrik yang terletak di
Citeureup-Bogor, Tarjun-Kalimantan Selatan dan Palimanan-Cirebon. Dengan jumlah
pabrik tersebut, Indocement memiliki kapasitas produksi semen mencapai 26,6 juta
ton/tahun. PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk., memproduksi 6 jenis semen Portland
Cement (OPC), Oil Well Cement (OWC), White Cement, Portland Composite Cement (PCC),
dan TR30 White Mortar. Produk semen dipasarkan dengan menggunakan karung sak atau
menggunakan tangka truk semen.
Secara umum, proses pembuatan semen di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.,
menggunakan proses kering dengan 5 tahap pengolahan yaitu penambangan dan penyediaan
bahan baku (Mining Unit), tahap pengeringan dan penggilingan bahan baku (Raw Mill Unit),
tahap pembakaran tepung baku dan pendinginan klinker (Burning Unit), tahap penggilingan
akhir (Finish Mill Unit) dan tahap pengantongan semen (Packing Unit). Pada proses kering
biaya operasi yang dikeluarkan jauh lebih kecil dibandingkan proses lainnya. Peralatan utama
dalam proses produksi diantaranya Suspension Preheater dan Rotary Kiln. Peralatan
produksi yang digunakan mulai dari proses penggilingan awal hingga penggilingan akhir.
Kualitas bahan baku dan semen yang dihasilkan PT. Indocement Tunggal Prakarsa
Tbk., diawasi oleh Quality Assurance and Research Division (QARD) dan Process Control
Monitoring (PCM) yang terdiri dari laboratorium fisika dan kimia. Untuk mengendalikan
jalannya proses produksi dilakukan pengawasan di Central Control Panel (CCP).
Tidak tersedia versi lain