Text
LAPORAN MAGANG PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK PERKANTORAN BANK INDONESIA IBU KOTA NUSANTARA
Proyek pembangunan Bank Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan
salah satu bagian dari pengembangan infrastruktur keuangan di ibu kota baru.
Proyek ini mencakup semua tahapan konstruksi, dalam mana termasuk didalamnya
pekerjaan struktur utama berupa kolom, balok, dan pelat, sampai pasangan dinding
sebagai suatu elemen arsitektural dan fungsional bangunan. Metode pelaksanaan
konstruksi pada proyek ini berupa pengecoran balok, kolom, dan pelat dengan
sistem bekisting konvensional dan pracetak bahan utama beton bertulang untuk
memastikan kekuatan struktur. Sedangkan pasangan dinding menggunakan bata
ringan yang dipasang dengan menggunakan perekat mortar instan untuk
meningkatkan efisiensi dan ketahanan bangunan. Di aspek manajemen mutu,
proyek ini dirujuk terhadap standar nasional dan internasional untuk menjamin
mutu material dan hasil kerja berdasarkan spesifikasi teknis. Manajemen waktu
dilaksanakan melalui perancangan schedule pelaksanaan dan Kurva S untuk
mengevaluasi progres proyek dan menjamin kerja berjalan sesuai rencana.
Manajemen biaya dilaksanakan berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan
Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP), yang digunakan sebagai acuan dalam
pengendalian dan efisiensi pengeluaran proyek. Selain itu, Keselamatan, Kesehatan
Kerja, dan Lingkungan (K3L) menjadi sesuatu yang harus dipertahankan dalam
penerapan proyek. Penggunaan safety induction, penggunaan Alat Pelindung Diri
(APD), serta perawatan limbah konstruksi adalah untuk menciptakan suasana kerja
aman dan lingkungan yang ramah. Dengan penerapan strategi sistematis dalam
mutu, waktu, biaya, dan K3L, proyek Bank Indonesia IKN diharapkan berjalan
optimal dan menghasilkan manfaat jangka panjang bagi sistem keuangan di ibu kota
baru
Tidak tersedia versi lain