Text
Pengaruh Penambahan Tepung Ampas Tahu Terhadap Karakteristik Beras Analog Berbahan Dasar Tepung Sorghum dan Tepung Ubi Kayu
Indonesia menjadi salah satu negara dengan konsumsi beras yang sangat besar hingga dapat
naik pada setiap tahunya. Akan tetapi jumlah produksi beras di Indonesia berbanding terbalik
dengan jumlah konsumsi yang akan terus meningkat pada setiap tahunnya. Diversifikasi
pangan merupakan langkah awal dalam penyelesaian masalah ini dengan produk yang
dihasilkan adalah beras analog. Beras analog merupakan beras tiruan yang dibuat dari bahan-
bahan non-beras seperti umbi-umbian, kacang-kacangan, dan serelia yang berbentuk seperti
beras dan memiliki kandungan gizi yang sama dengan beras, atau bahkan lebih dari beras.
Penelitian ini menggunakan metode ekstrusi panas dan alat yang digunakan untuk membuat
beras analog yaitu ekstruder. Metodologi pada penelitian ini terdapat variabel tetap yaitu suhu
pengeringan 100℃ sedangkan variabel bebas diantaranya suhu prekondisi 70℃ dan 90℃,
tepung ampas tahu 10 dan 20 gr dan kombinasi tepung sorghum dan ubi kayu 40:60 gr dan
60:40 gr. Sedangkan pengujian pada beras analog ini yaitu uji proksimat yang diantaranya
uji kadar air, uji kadar abu, uji kadar protein, uji kadar lemak, dan uji kadar karbohidrat.
Tidak tersedia versi lain