Text
LAPORAN PENELITIAN TERAPAN SISTEM SMART AND ACTIVE PACKAGING BERBASIS SELULOSA BAKTERIAL NATA DE COCO UNTUK MENINGKATKAN DAN MEMONITOR TINGKAT KESEGARAN IKAN
Bioselulosa berpotensi digunakan sebagai kemasan makanan karena biokompatibilitas yang tinggi, tingkat polimerisasi tinggi, tidak beracun, dan jaringan serat halus. Bioselulosa memiliki kemurnian yang tinggi karena terbebas dari kandungan lignin, proses isolasi yang mudah, memiliki kristalinitas, dan produktivitas selulosa yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem kemasan (smart and active packaging) berbasis selulosa bakterial nata de coco. Smart packaging dengan zat indikator alami yakni antosianin bunga telang (Clitoria ternatea L.), sedangkan active packaging dengan penambahan minyak esensial jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) sebagai zat antimikroba. Sistem kemasan ini akan digunakan untuk meningkatkan umur simpan dan memonitor kualitas kesegaran ikan filet secara realtime. Proses produksi melibatkan pencampuran, gelatinisasi, pengadukan, dan pengeringan. Proses pembuatan edible film dengan penambahan gliserol, PVA, CMC, pembuatan smart packaging dengan penambahan ekstrak telang (20; 25 % v/v), dan active packaging dengan penambahan minyak esensial jahe merah (0,5; 2,5; 4,5 % v/v). Pengujian yang dilakukan adalah ketebalan, kekuatan tarik, elongasi, kelarutan dalam air, kemampuan menyerap air, sensitivitas pH, aktivitas antibakteri S. aureus, SEM, dan FTIR.
Tidak tersedia versi lain