Text
OPTIMASI EKSTRAKSI XANTON DARI KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) MENGGUNAKAN NATURAL DEEP EUTENTIC SOLVENT DENGAN MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION SEBAGAI SEDIAAN ANTI-AGING
Manggis (Garcinia mangostana L.) dikenal sebagai “Queen of Tropical Fruits” dengan kulit berwarna ungu, daging putih, lembut, dan rasa yang asam manis. Kulit manggis
mengandung berbagai senyawa seperti xantone, fenolik, flavonoid, antosianin, dan vitamin C yang memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan anti-aging, sehingga bermanfaat untuk
kesehatan dan perlindungan kulit dari radikal bebas yang banyak dimanfaatkan dibidang kesehatan dan kosmetik. Proses ekstraksi non konvensional seperti ekstraksi menggunakan
Microwave Assisted Extraction (MAE) lebih efisien dan hemat energi dibandingkan ekstraksi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari variabel optimasi respon ganda
(Multiple Response Optimization) pada MAE daya (300, 375, dan 450 watt) dan waktu (2, 4, dan 6 menit) dalam ekstraksi xanton, fenolik, flavonoid, antosianin, dan vitamin C dengan
Natural Deep Eutentic Solvent (NADES) berbasis asam laktat, natrium asetat, dan aquades dengan molar rasio 3:1:2. Data yang dianalisis diinterpretasikan menggunakan software
minitab 2018 metode Respone Surface Methodology (RSM) dengan variabel independen MAE meliputi daya (300, 375, dan 450 watt) dan waktu (2,4, dan 6 menit). Ekstrak kulit manggis
dianalisis kadar xanton, fenolik, flavonoid, antosianin, dan vitamin C menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis. Kondisi optimal dari respon ganda didapatkan pada 300 watt dan
4,46 menit dengan R-square untuk kadar xanton, fenolik, flavonoid, antosianin, dan vitamin C masing-masing sebesar 57,23%; 34,00%; 27,90%; 12,97%; dan 86,47%. Hasil kadar xanton, fenolik, flavonoid, antosianin, dan vitamin C masing-masing kadar 1,40%; 42,43%; 1,22%; 1,20%; dan 2,94%.
Tidak tersedia versi lain