Text
Pemanfaatan Kulit Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) dan Kulit Kacang Pistachio (Pistacia vera L.) Sebagai Kombinasi Dalam Pembuatan Briket Menggunakan Perekat Tepung Tapioka Dengan Metode Karbonisasi
Energi merupakan salah satu kebutuhan dasar manusisa namun cadangan bahan bakar
konvensional yang tidak dapat diperbaharui semakin menipis dan biaya yang
dibutuhkan semakin mahal karena sebagian besar energi yang digunakan berasal dari
bahan bakar fosil. Perlu dilakukan suatu terobosan untuk menghasilkan energi
alternative pengganti bahan bakar yang bersifat tepat guna, ekonomis dan efisien.
Briket merupakan salah satu energi alternative pengganti bahan bakar yang terbuat
dari aneka macam hayati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi
optimal pada pembuatan briket dengan menggunakan kombinasi kulit kacang tanah
dan kulit kacang pistachio dengan menggunakan perekat tepung tapioka. Penelitian
ini menggunakan metode factorial design dengan 8 percobaan dengan variabel bebas
yang digunakan adalah berat kombinasi kacang tanah & kacang pistachio serta
jumlah perekat yang digunakan. Pada penelitian ini juga dilakukan pengujian
terhadap briket yang dibuat berupa uji kadar air, uji kadar abu, uji lama nyala briket,
perhitungan nilai densitas, serta perhitungan laju pembakaran. Berdasarkan penelitian
yang dilakukan didapatkan bahwa sampel yang memiliki formulasi paling baik
adalah sampel 5 demgan formulasi formulasi 32 gram kacang tanah, 32 gram kacang
pistachio dan 5% perekat tepung tapioka. Dimana diperoleh nilai kadar air sebesar
4,9%, kadar abu sebesar 6,8%, nilai densitas 0,496 g/cm3
, lama nyala briket selama
35 menit, dan laju pembakaran sebesar 3,28 gram/menit. Dalam penelitian ini juga
diketahui bahwa persentase perekat sangat berpengaruh terhadap kualitas briket yang
dihasilkan.
Kata kunci : briket, kulit kacang tanah, kulit kacang pistachio, tepung tapioka.
Tidak tersedia versi lain