Text
FORMULASI SABUN CAIR BERBAHAN DASAR MINYAK KELAPA MURNI (VCO) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA (LIQUID SOAP FORMULATION BASED ON PURE COCONUT OIL (VCO) WITH THE ADDITION OF DRAGON FRUIT SKIN EXTRACT)
Produksi sabun mandi dari bahan alami masih jarang beredar di pasaran. Banyak yang
beredar saat ini masih menggunakan bahan sintetik sebagai bahan aktifnya. Penggunaan bahan
aktif sintetik ini memberikan dampak buruk bagi kulit manusia karena dapat menyebabkan
iritasi pada penggunanya (konsumen) yang memiliki kulit sensitif. Permintaan sabun setiap
tahunnya semakin meningkat, dengan terciptanya sabun lokal yang berkualitas maka akan
mengurangi penggunaan sabun impor, diharapkan konsumen akan lebih memilih produk lokal
dan juga berharap dengan mengekspor sabun produksi dalam negeri yang berstandar dan
berkualitas baik yang akan membantu Indonesia secara moneter. Reaksi penyabunan
(saponifikasi) antara trigliserida yang bereaksi dengan basa kuat KOH menghasilkan sabun
dalam fasa cair. Kesempurnaan reaksi yang terjadi menjadi parameter penting untuk
mengevaluasi kualitas sabun cair pada penelitian ini. VCO mengandung asam laurat dalam
kadar tinggi yang berpengaruh signifikan terhadap hidrasi kulit. Formulasi sabun ini
menggunakan antioksidan alami berupa ekstrak kulit buah naga. Antioksidan dari ekstrak
tumbuhan sering ditambahkan sebagai bahan tambahan (1-8% dari komposisi akhir sabun)
untuk mencegah oksidasi asam lemak tak jenuh dalam sabun alami. Metode penelitian yang
digunakan merupakan response surface methodology dengan rancangan central composite
design (CCD). Produk sabun cair yang dihasilkan nantinya dilakukan analisa meliputi, uji
fisikokimia, uji organoleptik serta uji antibakteri.
Kata kunci : Sabun Cair, Virgin coconut oil, Kulit buah naga, Saponifikasi
Tidak tersedia versi lain