INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Hubungan faktor risiko dan karakteristik aneurisma terhadap kejadian perdarahan intrakranial : Studi menggunakan CT angiografi

Heni Fatmawati - Nama Orang; A. Gunawan Santoso - Nama Orang;

Latar belakang : Ruptur aneurisma intrakranial merupakan penyebab tersering (85%) perdarahan subarahnoid (PSA) spontan, yang merupakan kegawatan medis dan dapat menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas. FAktor risiko dari pasien dan karakteristik aneurisma berguna dalam menunjang menajemen klinis dari aneurisma intrakranial. Multidetector computed tomography angiography (MDCTA), sebagai alat diagnostik non invasif, telah digunakan secara luas dalam imaging pembuluh darah otak.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara faktor risiko dan karakteristik aneurisma dengan kejadian perdarahan intrakranial yang didiagnosis menggunakan CT angiografi.
Metode : Studi cross-sectional pada penderita dengan aneurisma intrakranial yang telah dilakukan pemeriksaan MDCTA dari data rekam medis di RSUP dr. KAriadi Semarang mulai Juli 2012 - Juni 2016. Pengambilan sampel dilakukan dengan consecutive sampling. Faktor risiko diambil dari data rekam medik dan karakteristik (bentuk, lokasi, jumlah dan ukuran) aneurisma dievaluasi oleh dua orang spesialis radiologi yang independen dari hasil MDCTA. Analisis statistik bivariate menggunakan chi square.
Hasil : Faktor risiko penderita aneurisma intrakranial yang mengalami pendarahan intrakranial terbanyak berusia < 60 tahun 66,7%, laki-laki 66,7%, hipertensi 77,3%, dan merokok 85,7% sedangkan karakteristik aneurisma terbanyak pada bentuk sakular 68,9%, berukuran > 7 mm serta 87,5% berlokasi di sirkulasi posterior 66,7% dan tunggal 66,7%.
Kesimpulan : Faktor risiko yang berhubungan dengan perdarahan intrakranial pada pasien aneurisma adalah hipertensi dan karakteristik aneurisma (bentuk, lokasi, jumlah dan ukuran) tidak berhubungan dengan kejadian perdarahan intrakranial.
Kata kunci : aneursima intrakranial, MDCTA, faktor risiko dan karakteristik aneurisma


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616.075 HEN h
059/FKUD/TS/2017
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616.075 HEN h
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2016
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.075
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Radiologi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?