INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Berbagai Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi pada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Yos Sudarso Ambon: Studi di Wilayah Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Ambon

UNGA, Ruddy La - Nama Orang; Suharyo Hadisaputro - Nama Orang; Ari Suwondo - Nama Orang;

Latar Belakang: Hipertensi sering disebut sebagai the silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala sehingga pengobatannya seringkali terlambat.Penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan bersifat multi faktorial dan seringkali sering terkait di tempat kerja.Pekerjaan diduga berkaitan dengan masalah psikologis yang berkaitan dengan jenis pekerjaan, lingkungan kerja, gaya hidup dan karakteristik individu pekerja dapat menjadi faktor risiko hipertensi.
Tujuan: Menjelaskanberbagai faktor risiko yang berpengaruh terhadap hipertensi pada TKBM Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Metode:Penelitian observasional analitik menggunakan desain case control dengan jumlah sampel 76 sampel terdiri dari 38 kasus dan 38 kontrol yang diambil secara consecutive sampling. Variabel bebas adalah masa kerja, beban kerja, area kerja, shift kerja, upah kerja, kebiasaan minum alkohol, kebiasaan minum kopi, dan perilaku sedentari. Variabel terikat adalah kejadian hipertensi. Analisa data menggunakan uji chi square dengan metode regresilogistik
Hasil:Faktor risiko yang berpengaruh terhadap hipertensi adalah shift kerja (p=0,008; OR adjusted 5,760; 95%CI 1,569-21,148), kebiasaan minum alkohol (p= 0,017; OR adjusted 4,321; 95%CI 1,294-14,423), perilaku sedentari (p=0,040; OR adjusted 3,475; 95%CI 1,060-11,391). Faktor risiko yang tidak berpengaruh terhadap hipertensi adalah masa kerja, beban kerja, area kerja, upah kerja, dan kebiasaan minum kopi.
Kesimpulan: shift kerja, kebiasaan minum alkohol dan perilaku sedentari ≥ 5 jam/hari merupakan factor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi. Probabilitas factor terhadap kejadian hipertensi adalah 96,54%.

Kata Kunci:risiko hipertensi, TKBM, KKP pelabuhan,ambon.
Kepustakaan: 125 ( 2000- 2019 ).


Ketersediaan — Sekolah Pasca Sarjana
#
Perpustakaan Pascasarjana Undip TEP614.4 UNG b 02/2020
392/MEPID
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TEP614.4 UNG b 02/2020
Penerbit
Semarang : Magister Epidemiologi., 2020
Deskripsi Fisik
xvii, 188 hlm. ; ilus. : 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
614.4
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Faktor Risiko
Hipertensi
Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)
KKP Pelabuhan Ambon
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ruddy La Unga; Suharyo Hadisaputro; Ari Suwondo
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?