Text
Membangun Kota Masa Depan Layak Huni dan Berkelanjutan
Kola adalah entitas yang kompleks dan multidimensi. Keberadaan kola pertama kali dapat ditelusuri hingga sekitar 4000 tahun sebelum Masehi dan bermula dari kota-kota kuno di Mesopotamia Lembah Indus, serta Yunani dan Romawi. Seiring berjalannya waktu, konsep perencanaan dan pembangunan kola terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman. Pada akhir abad ke-19. muncul konsep-konsep seperti City Beautiful Movement dan Garden City of Tomorrow, yang memberikan pengaruh besar dalam perencanaan kota. Saat ini, perkembangan pesat teknologi digital, Al, dan loT, serta dampak perubahan iklim yang semakin nyata dan pengalaman mengatasi COVID-19, menjadi faktor penting dalam perkembangan kota masa depan. Dalam buku ini, penulis menawarkan 'Pendekatan 5D' sebagai upaya mewujudkan kota layak huni, berkelanjutan, dan dicintai pasca-pandemi. Pendekatan 5D terdiri dari Design (Desain). Density (Kepadatan), Diversity (Keberagaman), Digitalization (Digitalisasi), dan Decarbonization (Dekarbonisasi). Pendekatan ini diharapkan dapat membantu para pemangku kepentingan untuk menelaah ulang kondisi lingkungan perkotaan saat ini, serta membangun strategi dan program untuk mewujudkan kota masa depan. Buku ini menjadi bacaan penting bagi siapa saja yang peduli pada kehidupan perkotaan, dengan harapan bahwa tulisan ini dapat berkontribusi pada diskusi tentang menjadikan kota yang tidak hanya layak huni dan berkelanjutan, tetapi juga dicintai
Tidak tersedia versi lain