Text
Regenerasi Urban Kereta Cepat Mempercepat Transformasi Perkotaan
Pembangunan Kereta Cepat
Jakarta Bandung (KCB) sejak
digagas pada akhir September
2015 terus diwarnai kontroversi.
Baik menyangkut masalah trase
yang dinilai pendek, analisis
dampak lingkungan (Amdal) yang
tergesa-gesa dan kurang trans
paran, maupun menyangkut be
sarnya investasi yang diperlukan,
termasuk membengkaknya biaya
pembangunannya itu sendiri.
Pembangunan KCB yang semula
dijanjikan tidak menggunakan
dana APBN dan tidak menuntut
jaminan Pemerintah itu pada
akhirnya juga disokong oleh
APBN dan jaminan Pemerintah.
Meskipun proses pembangunan
nya dipenuhi kontroversi, namun
ketika infrastruktur tersebut ter
wujud, maka konsentrasi semua
pihak hanya satu, yaitu bagaima
na mengoptimalkan peranan
KCB itu sebagai sarana mobilitas
warga ke Jakarta - Bandung dan
sebaliknya. Buku ini memuat
berbagai gagasan untuk meng
optimalkan kehadiran kereta
cepat tersebut, termasuk untuk
pengembangan wilayah.
Tidak tersedia versi lain