Text
EKSTRAKSI GELATIN DARI BELALANG KAYU (Valanga nigricornis) SEBAGAI ALTERNATIF GELATIN HALAL
Belalang merupakan serangga pemakan tumbuhan yang dapat dikonsumsi oleh
manusia dan dalam hukum Islam ditetapkan sebagai hewan yang halal. Selama ini belalang
dianggap sebagai hama bagi tumbuhan. Namun, kandungan gizi belalang yang kaya akan
protein mencapai 40% berpotensi untuk dimanfaatkan menjadi gelatin sebagai pengganti
gelatin non halal yang beredar dipasaran. Gelatin adalah produk turunan protein hasil
pemecahan kolagen yang terkandung dalam suatu bahan. Ada 4 tahapan ekstraksi gelatin
yaitu degreasing, demineralisasi, ekstraksi, dan pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh penggunaan variasi jenis pelarut asam dan basa serta waktu
perendaman pada proses demineralisasi terhadap karakteristik gelatin yang dihasilkan.
Penelitian ini didesain mengunakan Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan jenis
pelarut pada proses demineralisasi: HCl 6%, asam sitrat 1%, asam asetat 3%, ekstrak nanas,
NaOH dan perlakuan waktu perendaman: 24 jam, 36 jam, 48 jam. Hasil penelitian
menunjukkan masing-masing perlakuan waktu perendaman dan jenis pelarut pada proses
demineralisasi memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai rendemen gelatin yang
dihasilkan (P
Tidak tersedia versi lain