Text
OPTIMASI FORMULA SEDIAAN SABUN CAIR DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BERAS HITAM (ORYZA SATIVA L. INDICA) SEBAGAI ANTI RADIKAL BEBAS BERBASIS VIRGIN COCONUT OIL (VCO)
Ketidakseimbangan jumlah antioksidan dan radikal bebas dalam tubuh bisa menimbulkan
stress oksidatif dan memicu berbagai penyakit degeneratif (WHO, 2016). Salah satu cara
mencegah radikal bebas tidak masuk kedalam tubuh adalah dengan mandi menggunakan
sabun. Ekstrak beras hitam dapat digunakan sebagai zat anti oksidan dalam sabun karena
didalamnya terdapat pigmen antosianin, dan mempunyai senyawa bioaktif tinggi (Chakuton et
al., 2012). Pemilihan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai bahan baku sabun karena mempunyai
kandungan asam laurat tinggi dan berguna untuk melembabkan dan menghaluskan kulit
(Afrozi et al., 2021). Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kualitas sabun cair dari hasil
hidrolisis Virgin Coconut Olil (VCO) dan pengaruh penggunaan basa KOH, NH4OH, serta
ekstrak beras hitam yang disertai perlakuan konsentrasi basa, waktu dan suhu yang bervariasi.
Variabel bebas untuk optimasi proses yang dilakukan adalah konsentrasi KOH:NH4OH (30:70,
50:50, 70:30)%, waktu pengadukan (65, 85, 105) menit, dan suhu operasi (60, 75, 90) °C.
Berdasarkan hasil yang diperoleh, kadar FFA yang optimum (menghasilkan kadar FFA yang
kecil) diperoleh dengan kondisi variabel minimasenya yaitu menggunakan konsentrasi KOH
16,4%, suhu operasi 49,7 °C, waktu pengadukan 51,4 menit, dan didapat nilai composite
desirability sebesar 0,895897.
Kata Kunci: Sabun Cair, Minyak Kelapa Murni (VCO), Beras Hitam, Asam Lemak Bebas
(FFA), KOH, NH
Tidak tersedia versi lain