Text
LAPORAN PENELITIAN TERAPAN OPTIMASI KONDISI OPERASI NANOEMULSI EKSTRAK THEAFLAVIN DARI TEH HITAM (Camellia Sinensis) MENGGUNAKAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY
Teh merupakan salah satu minuman yang sudah ada sejak zaman dahulu. Berbagai
macam manfaat teh membuat teh sering digunakan sebagai produk kesehatan atau obat-obatan.
Teh hitam memiliki kadar antioksidan yang cukup tinggi diantaranya adalah polifenol, katekin,
dan flavenoid. Proses fermentasi teh akan menyebabkan epimerisasi epikatekin dan
epigalokatekin yang akan teroksidasi membentuk o-quinon, o-quinon akan membentuk
senyawa kompleks berupa theaflavin. Theaflavin dapat diperoleh menggunakan metode
ekstraksi, pada penelitian ini teh hitam di ekstraksi menggunakan metode Microwave Asssisted
Extraction (MAE) dengan pelarut air. Theaflavin yang dihasilkan dapat dioptimalkan daya
simpannya menggunakan nanoteknologi, selain itu nanoteknologi meningkatkan kemampuan
senyawa aktif mencapai target aksi dan menembus ruang-ruang antar sel yang hanya dapat
ditembus oleh ukuran partikel koloidal. Pada penelitian ini ekstrak theaflavin nantinya akan di
nanoemulsi dengan alat homogenizer berkecepatan tinggi. Pada proses homogenisasi ini
ekstrak theaflavin akan di homogenkan dengan fase minyak virgin coconut oil, surfaktan
Tween 80, kosurfaktan PEG 400 dan aquadest sebagai fase air. Rancangan penelitian ini
menggunakan Response Surface Methodology (RSM) yang diterapkan menggunakan aplikasi
statistika untuk mengetahui level optimum dari variabel berupa waktu pengadukan, kecepatan
pengadukan, dan konsentrasi emulsifying agent. Hasil dari penelitian ini akan dilakukan analisa
berupa ukuran partikel, zeta potensial, dan kadar theaflavin.
Kata kunci : Microwave Assisted Extraction (MAE), nanoemulsi, nanoteknologi, teh hitam,
theaflavin
Tidak tersedia versi lain