INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

PERBANDINGAN PENGARUH PROPOFOL 1 MG/KGBB IV DENGAN MIDAZOLAM 0,1 MG/KGBB IV TERHADAP EFEKTIFITAS TERAPI KEJANG LISTRIK DINILAI DARI DURASI KEJANG DAN SKOR PANSS

Wahyuni Mahmud - Nama Orang; Doso Sutiyono - Nama Orang; Soesmeyka Savitri - Nama Orang; Bondan Irtani Cahyadi - Nama Orang;

Latar Belakang : Terapi kejang listrik (Electroconvulsive Therapy) merupakan pilihan pengobatan andalan dalam Psikiatri selain terapi farmakoterapi. Diberikan pada pasien dengan penyakit berat yang membutuhkan tatalaksana cepat atau pada pasien yang mengalami kegagalan terapi farmakologis. Penggunaan sedasi pada ECT dapat menimbulkan penurunan ambang kejang, sehingga mengurangi bahkan menghilangkan efek terapi ECT. Sehingga diperlukan kombinasi sedasi yang tepat, agar tidak mempengaruhi hasil ECT. Tujuan : Mengetahui perbandingan pengaruh Propofol 1 mg/kgBB IV + Ketamin 0,2 mg/kgBB IV dengan Midazolam 0,1 mg/kgBB IV + Ketamin 0,2 mg/kgBB IV terhadap efektifitas terapi kejang listrik. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain cross sectional dengan sampel 44 pasien. Sampel adalah semua pasien yang mendapatkan terapi kejang listrik dengan anestesi pada Bangsal Kenari RSUP Dr. Kariadi yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pemilihan sampel dilakukan dengan simple random sampling, sampel dibagi menjadi 2 kelompok yang masing-masing dilakukan pengukuran durasi kejang motorik dan EEG, tekanan arteri rerata, nadi pasien, dan skor PANSS, data dikumpulkan dan dicatat untuk dianalisis. Hasil : Terdapat perbedaan yang bermakna pada durasi kejang dan perbedaan yang tidak bermakna pada hemodinamik serta skor PANSS setelah pemberian Propofol 1 mg/kgBB IV + Ketamin 0,2 mg/kgBB IV dibandingkan dengan midazolam 0,1 mg/kgBB IV + Ketamin 0,2 mg/kgBB IV pada terapi kejang listrik. Simpulan : Pemberian propofol menawarkan stabilitas hemodinamik yang baik dan durasi kejang yang lebih optimal dan perbaikan skor PANSS.
Kata Kunci : Terapi elektrokonvulstif, Propofol, Midazolam


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 617.96 WAH p
137/FKUD/TS/2021
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
617.96 WAH p
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2021
Deskripsi Fisik
xii, 70 hlm. : tabel, ilus. ; 29 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
617.96
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Anestesiologi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?