INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Pengaruh pelatihan terhadap kualitas dan kuantitas penggunaan antibiotik pada anak

Merry Lia Desvina - Nama Orang; MMDEAH Hapsari - Nama Orang; Helmia Farida - Nama Orang;

Latar Belakang: Penggunaan antibiotik yang tidak bijak masih cukup tinggi dan dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik serta menjadi problem dunia yang mengkhawatirkan. Penggunaan antibiotik yang tidak bijak ini harus diperbaiki, antara lain dengan melakukan pelatihan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) pada dokter di rumah sakit. Tujuan: Mengevaluasi efektifitas pelatihan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba terhadap kualitas dan kuantitas penggunaan antibiotik pada pasien anak yang dirawat di dua Rumah Sakit di Jawa tengah.
 Metode : Penelitian ini merupakan studi two groups pre and post quasi experimental. Kualitas penggunaan antibiotik diukur dengan metode vd Meer-Gyssens (2001). Kuantitas penggunaan antibiotik diukur dengan DDD/100 pasien hari. Pelatihan dokter spesialis anak dilakukan hanya di RS A dengan menggunakan metode ceramah dan skill station, adapun di RS B tidak dilakukan pelatihan (sebagai kontrol). Perbedaan kualitas penggunaan antibiotik dianalisis menggunakan uji Chi-square. Perbedaan kuantitas penggunaan antibiotik diuji dengan t test atau Mann-Whitney. Hasil : Penggunaan antibiotik dengan kualitas bijak pada RS Adan B berturut-turut sebanyak 6.7% dan 13.6% di awal masa pengamatan (p=0.55), dan menjadi 28.9% dan 23.6 di akhir masa pengamatan (p=0.39). DDD/100 pasien-hari total antibiotik di RS A dan B berturut-turut 0.28 dan 0.58 di awal pengamatan (p=0.149); dan berubah menjadi 0.36 dan 0.26 di akhir masa pengamatan (p= 0.26). DDD/100 pasien-hari untuk sefotaksim di RS A berkurang secara bermakna dari 0.12 menjadi 0.07 (p=0.03). Kesimpulan: Kualitas dan kuantitas penggunaan antibiotik pada RS yang diberi pelatihan dan RS yang dilakukan pengamatan tidak berbeda bermakna.
Kata Kunci: Kualitas, kuantitas penggunaan antibiotik, anak, PPRA


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 618.92 MER P
130/FKUD/TS/2019
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
618.92 MER P
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
618.92
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
pediatric
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?