INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Perbedaan petanda inflamasi dan stres oksidatif pada derajat keparahan stroke iskemik

Benyamin Massang - Nama Orang; Indranila Kustarini S - Nama Orang; Meita Hendrianingtyas - Nama Orang;

Latar belakang : Stroke iskemik merupakan aterosklerosis yang menjadi plak ateroma, kemudian ruptur, menyebabkan emboli, oklusi pembuluh darah dan kematian sel neuron parenkim otak. Inflamasi setelah gangguan aliran darah ke otak menyebabkan edema, nekrosis dan infark jaringan. Petanda inflamasi yang terlibat dalam stroke iskemik diantaranya adalah prokalsitonin dan interleukin 6. Stres oksidatif dengan molekul utama nitric oxide (NO) memegang peranan penting dalam patofisiologi stroke iskemik. National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS) merupakan instrumen pengukuran derajat keparahan stroke. NIHSS mengukur defisit neurologis, memfasilitasi komunikasi pasien dengan tenaga medis, mengevaluasi dan menentukan perawatan, prognosis, komplikasi serta intervensi yang diperlukan. Tujuan : Membuktikan adanya perbedaan petanda inflamasi dan stres oksidatif pada derajat keparahan stroke iskemik. Material dan Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan uji beda. Sebanyak 80 sampel dibagi 2 kelompok yaitu kelompok 1 dengan skor NIHSS ringan-sedang dan kelompok 2 dengan skor NIHSS berat-sangat berat. Kadar PCT diperiksa dengan metode sandwich-CLIA, IL-6 dengan metode ELISA dan NO dengan metode kolorimetrik. Uji beda menggunakan Mann Whitney. Hasil Penelitian : Didapatkan kadar PCT pada kelompok 2 lebih tinggi dibandingkan kelompok 1 [median 5147,3 dan 4057,2 (pg/ml), p=0,013], kadar IL-6 lebih tinggi pada kelompok 2 dibandingkan kelompok 1 [median 26 dan 18,55 (pg/ml), p=0,035] dan kadar NO lebih tinggi pada kelompok 2 dibandingkan kelompok 1 [median 31,05 dan 18,85 (μmol/L), p=0,012] dengan nilai p


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616.07 BEN P
144/FKUD/TS/2019
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616.07 BEN P
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.07
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
clinical pathology
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?