INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Hubungan kadar feritin dengan neutrophil gelatinase associated lipocalin serum dan laju filtrasi glomerulus formula schwartz : Studi pada pasien talasemia dengan transfusi berulang

Monica Ariestha - Nama Orang; Imam Budiwiyono - Nama Orang; I Edward K. S. L - Nama Orang;

Latar belakang: Kelainan ginjal sering dijumpai pada penderita talasemia dengan transfusi berulang. Kondisi ineffective erythropoiesis dan atau iron overload diduga berhubungan dengan kelainan ginjal yang terjadi. Saat ini masih sedikit penelitian yang meneliti tentang hubungan status besi dengan petanda kelainan ginjal pada talasemia dengan transfusi berulang. Tujuan: Membuktikan hubungan kadar feritin sebagai parameter iron overload dengan kadar neutrophil gelatinase associated lipocalin (NGAL) serum dan laju filtrasi glomerulus (LFG) formula Schwartz pada pasien talasemia dengan transfusi berulang. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan belah lintang dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2019 melibatkan 15 pasien talasemia RSUD Dr. R. Soedjati Grobogan dan 13 pasien talasemia RSUD Dr. R. Soetrasno Rembang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pemeriksaan kadar feritin dan NGAL serum menggunakan metode enzyme linked immunosorbent assay (ELISA). Pemeriksaan kreatinin serum untuk penentuan LFG formula Schwartz menggunakan metode kinetik. Analisis statistik menggunakan uji hubungan Spearman dengan p < 0,05 dianggap bermakna. Hasil: Nilai tengah (minimal; maksimal) kadar feritin dan NGAL serum secara berturut-turut adalah 2.692,5 ((504;9.521) µg/L; 37,39 (9,86;57,18) ng/mL serta LFG formula Schwartz adalah 138,38±34,40 ml/menit/1,73m2. Korelasi feritin dengan NGAL serum dan LFG formula Schwartz berturut-turut adalah r=-0,165, p=0,401; r=-0,465, p=0,013. Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara kadar feritin dengan NGAL serum. Terdapat hubungan negatif sedang antara kadar feritin dengan LFG formula Schwartz.
Kata kunci: Talasemia, transfusi, besi, feritin, NGAL, LFG formula Schwartz


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616.07 MON H
137/FKUD/TS/2019
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616.07 MON H
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.07
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
clinical pathology
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?