INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Hubungan kadar sTfR serum, 25-hydroxyvitamin D serum dan N-Mid osteocalcin serum (Studi pada Thalassemia dengan transfusi berulang)

Villa Sekar Cita - Nama Orang; Nyoman Suci Widyastiti - Nama Orang; Dian Widyaningrum - Nama Orang;

Latar belakang: Defisiensi 25-hydroxyvitamin D pada penderita thalassemia dengan transfusi berulang merupakan komplikasi yang sering dijumpai, tetapi belum jelas patomekanisme yang mendasari. Kondisi ineffective erythropoiesis dan atau iron overload diduga berhubungan dengan rendahnya kadar vitamin D disertai peningkatan pembentukan tulang pada thalassemia dengan transfusi berulang. Tujuan: Membuktikan hubungan kadar sTfR serum, 25-hydroxyvitamin D serum dan N-mid osteocalcin serum pada pasien thalassemia dengan transfusi berulang. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan belah lintang dilakukan pada bulan Februari-Juni 2019 melibatkan 15 pasien thalassemia RSUD Dr. R. Soedjati Purwodadi dan 13 pasien thalassemia RSUD Dr. R. Soetrasno Rembang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pemeriksaan kadar sTfR serum, 25-hydroxyvitamin D serum, dan N-mid osteocalcin serum menggunakan metode ELISA. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman dan uji korelasi Pearson dengan p< 0,05 dianggap bermakna. Hasil: Nilai tengah (min;maks) kadar sTfR serum dan N-mid osteocalcin serum berturut-turut 0.66 (0.48; 2.86) mg/L; 11.68 (0.47; 35.6) ng/mL serta rerata kadar 25-hydroxyvitamin D serum adalah 19.89±6.73 ng/mL. Hubungan sTfR dengan 25-hydroxyvitamin D dan N-mid osteocalcin berturutturut adalah r=0.225, p=0.249; r=-0.56, p=0.765 dan hubungan 25-hydroxyvitamin D serum dengan N-mid osteocalcin serum r=-0.537, p=0.003. Simpulan: Kadar sTfR serum tidak berhubungan dengan 25-hydroxyvitamin D dan N-mid osteocalcin serum. Kadar 25-hydroxyvitamin D serum berhubungan negatif sedang dengan kadar N-mid osteocalcin serum.
Kata kunci: transfusi berulang, sTfR, 25-hydroxyvitamin D, N-mid osteocalcin


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616.07 VIL H
141/FKUD/TS/2019
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616.07 VIL H
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.07
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
clinical pathology
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?