INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Peran varian genetik MMP-9 terhadap hubungan kadar MMP-9 serum dengan ketebalan tunika intima carotis pada pasien stroke iskemik akut

Ben Asiel Padang - Nama Orang; Dodik Tugasworo - Nama Orang; Amin Husni - Nama Orang;

Pendahuluan : Peningkatan kadar MMP-9 serum telah diketahui merupakan biomarker kejadian aterosklerosis dan resiko penyakit cerebrovaskuler. Ketebalan tunika intima-media atau intima-media thickness (CIMT) arteri karotis interna yang diukur menggunakan ultrasound dapat menunjukkan adanya aterosklerosis, bahkan pada stadium awal sehingga dapat dipakai untuk mendeteksi terjadinya progresivitas aterosklerosis. Tujuan Penelitian : menilai prediktor terjadi stroke iskemik akut melalui ketebalan tunika intima carotis dan kadar MMP-9 serum pada pasien stroke iskemik akut dengan melihat latar belakang genetik. Material dan Metode : Penelitian cross sectional dengan pendekatan analitik observasional terhadap 44 subjek stroke iskemik akut yang dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang pada bulan Agustus 2018 – Januari 2019. Analisis statistik dinilai dengan uji bivariat dan dilanjutkan dengan uji regresi logistik. Hasil : Dari 44 subyek penelitian didapatkan 29 (65,9%) subyek memiliki kadar MMP-9 serum tinggi. Pada pengukuran CIMT terdapat 17 (38,6%) subyek dengan nilai abnormal (>0,8 mm). Terdapat korelasi positif dan bermakna antara jenis kelamin dengan skor CIMT (p < 0,05). Terdapat korelasi positif dan bermakna antara jenis kelamin dengan kadar MMP-9 serum (p= 0,031). Analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap perubahan skor CIMT adalah HDL (OR=4,125). Kesimpulan : Subyek dengan genetik CC yang mempunyai kadar MMP-9 tinggi sebagian besar mempunyai skor CIMT tidak normal. Pasien stroke infark dengan jenis kelamin lakilaki cenderung memiliki kadar MMP-9 serum dan skor CIMT yang abnormal.
Kata kunci : MMP-9, CIMT, Genetik, Stroke infark


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616.8 BEN p
162/FKUD/TS/2019
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616.8 BEN p
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.8
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
neurologi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?