INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Perbedaan kadar Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) cairan vitreus setelah pemberian Aflibercept dibanding kelompok kontrol pada Retinopati Diabetika Proliferatif

Maria Ade Indriyani - Nama Orang; Arief Wildan - Nama Orang; Afrisal Hari Kurniawan - Nama Orang;

Latar belakang : Salah satu kelainan mikrovaskular pada Diabetes Mellitus adalah retinopati diabetika yang merupakan salh satu penyebab kebutaan tersering pada usia produktif. Hiperglikemia yang lama akan menyebabkan hipoksia jaringan dan akan terjadi iskemia pada retina. Iskemia retina akan menstimulus Vascular Endhotelial Growth Factor (VEGF). Vascular Endhotelial Growth Factor (VEGF) merupakan faktor pertumbuhan angiogenesis yang poten dan spesifik, VEGF akan memicu terjadnya proliferasi dan migrasi sel endotel pembuluh darah dan berhubungan dengan pertumbuhan neovaskularisasi intraokuler. Aflibercept merupakan salah satu negiogenesis berupa soluble decoy receptor yang mempunyai afinitas 100 kali lebih kuat terhadap VEGF A dibandingkan Ranibizumab dan Bevacizumab.
Tujuan : Mengetahui perbedaan kadar VEGF cairan vitreus penderita retinopati diabetika proliferatif setelah pemberian Aflibercept dibanding kontrol.
Materail dan Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental prospektif dengan post test with control design. Penelitian dilakukan di RSUP dr. Kariadi dan RSND Semarang. Total 24 sampel yang diikutsertakan dalam penelitian ini. Kelompok kontrol terdiri atas 12 sampel dan diambil cairan vitreus saat menjalani operasi pars plana vitrectomy (PPV). Duabelas sampel diberikan injeksi Aflibercept 7 hari sebelum operasi PPV. Pemeriksaan kadar VEGF dilakukan menggunakan metode ELISA. Pengukuran dilakukan di laboratorium GAKI FK Undip.
Hasil : Kadar VEGF pada kelompok kontrol memiliki rata-rata sebesar 1264.16 pg/ml +762,37 SD dengan nilai minimal 185,43 pg/ml dan nilai maksimal 2046,4 pg/ml. Kadar VEGF vitreus minimal kelompok dengan injeksi Aflibercept 300,17 pg/ml, kadar maksimalnya adalah 1057,8 pg/ml dengan rata-rata 447,25 pg/ml + 201,38 SD. Hasil Uji Mann-Whitney didapatkan signifikasi perbedaan sebesar 0,024 (p


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 617.7 MAR P
007/FKUD/TS/2017
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
617.7 MAR P
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2016
Deskripsi Fisik
xiii, 84 hlm, 30cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
617.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Mata
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?