INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Faktor risiko kolonisasi Methycillin Resistant Staphylococcus Aureus pada anak dengan HIV/AIDS di RSUP Dr. Kariadi Semarang

Nisa Alifia Rahmi - Nama Orang; MMDEAH Hapsari - Nama Orang; Helmia Farida - Nama Orang;

Latar belakang : Staphyococcus aureus merupakan bakteri patogen penyebab infeksi yang paling sering. Strain S. aureus yang resisten terhadap semua antibiotik betalaktam, disebut methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Salah satu kelompok pasien dengan risiko tinggi terinfeksi MRSA adalah pasien dengan HIV/AIDS, karena status imun yang rendah dan penggunaan obat-obatan termasuk pemberian antibiotik dalam jangka panjang.
Tujuan : Mengetahui gambaran epidemiologi dan faktor risiko yang berhubungan terjadinya kolonisasi MRSA pada pasien HIV/AIDS anak
Metode : Penelitian belah lintang terhadap 51 anak HIV/AIDS usia 0– 18 tahun, mulai September 2017 sampai Agustus 2018 di Semarang. Pasien dilakukan pengambilan swab hidung dan tenggorok, dan dilakukan identifikasi MRSA berdasarkan pada uji cefoxitin. Data faktor risiko didapatkan dari catatan medis dan wawancara dengan orangtua subyek. Luaran yang diperiksa adalah adanya MRSA dan faktor risiko yang berpengaruh. Analisis statistik menggunakan Chi Square/Fischer Exact dan dinyatakan bermakna apabila p < 0.05.
Hasil: Sebanyak 51 subyek yang memenuhi kriteria dilakukan pengambilan swab, terdiri atas 29 (56.9%) laki – laki, dengan usia terbanyak >5 tahun (76,5%). Hasil positif S.aureus didapatkan sebesar 31%, Kolonisasi MRSA didapatkan pada 2 sampel diantaranya (3,9%). Faktor-faktor risiko yang diteliti antara lain stadium HIV, kadar CD4, riwayat infeksi kulit dalam 6 bulan terakhir, riwayat penggunaan antibiotik dalam 6 bulan terakhir dan kepadatan lingkungan tidak bermakna secara statistik menyebabkan kolonisasi MRSA (p>0.05).
Kesimpulan: angka kejadian kolonisasi MRSA pada pasien HIV/AIDS anak rendah (3,9%), tidak ada faktor risiko yang bermakna menyebabkan kolonisasi MRSA.
Kata kunci: MRSA, HIV/AIDS, anak


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 618.92 NIS f
061/FKUD/TS/2019
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
618.92 NIS f
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
618.92
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pedistrics
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?