INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Hubungan antara kadar Vitamin D dengan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia asimtomatik

Gita Nurtaningtyas Aini - Nama Orang; Bantar Suntoko - Nama Orang;

Latar Belakang : Prevalensi kardiovaskular semakin meningkat di seluruh dunia. Hiperurisemia dan defisiensi vitamin D berkaitan dengan proses inflamasi dan merupakan faktor risiko independen terjadinya penyakit kardiovaskular. Telah dilakukan beberapa penelitian mengenai hubungan antara kadar vitamin D dengan kadar asam urat namun hasilnya masih kontroversial.
Tujuan : Untuk mengetahui Hubungan antara kadar vitamin D dengan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia asimtomatik
Metode : Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Subyek penelitian adalah penderita hiperurisemia asimtomatik di RS Dr. Kariadi. Dilakukan pemeriksaan kadar vitamin D dan kadar asam urat secara bersamaan. Subyek penelitian kemudian dibagi menjadi kelompok hiperurisemia dan normourisemia. Pasien dengan keganasan, gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi hati, pemakaian obat yang mempengaruhi kadar vitamin D dan asam urat di eksklusi dari penelitian.
Hasil : Didapatkan hubungan positif yang bermakna antara kadar vitamin D dengan kadar asam urat. Pada kelompok hiperurisemia didapatkan rerata kadar vitamin D 21.89 + 6.9 ng/mL sedangkan pada kelompok normourisemia 13.9 + 5.7 ng/mL ( r: 0.385, p: 0.036). Dari analisis bivariat, kadar asam urat berhubungan signifikan dengan jenis kelamin dimana laki-laki lebih tinggi ( r: -0.56, p: 0.01) dan lama paparan matahari (r: 0.53, p: 0.02)
Kesimpulan : Kadar vitamin D yang tinggi berkaitan secara bermakna dengan hiperurisemia pada penderita hiperurisemia asimtomatik. Dibutuhkan penelitian yang lebih lanjut untuk mengkonfirmasi temuan ini dan mengenai mekanisme yang mendasari Hubungan antara kadar vitamin D dengan kadar asam urat.
Kata Kunci : Vitamin D, asam urat, hiperurisemia, asimtomatik, kardiovaskular, inflamasi, lama paparan matahari


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616.399 GIT h
071/FKUD/TS/2019
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616.399 GIT h
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.399
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Interna-Uric Acid
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?