INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

EFEK ASTAXANTHIN ORAL TERHADAP KADAR SUPEROKSIDA DISMUTASE-1 (SOD-1) HUMOR AKUOS KELINCI NEW ZEALAND MODEL GLAUKOMA

Gilang Sekarfitri - Nama Orang; Fifin Luthfia Rahmi - Nama Orang; Maharani Cahyono - Nama Orang;

Pendahuluan : Glaukoma berkorelasi dengan resistensi aliran humor akuos. Peningkatan tekanan intraokuler (TIO) akan menginduksi iskemia yang akan menyebabkan peningkatan radikal bebas (seperti O2-, H2O2, dan OH-) sehingga meningkatkan aktivitas antioksidan enzimatis untuk mengatasi radikal bebas. Superoksida dismutase merupakan antioksidan enzimatis utama yang berperan dalam menetralisir anion superoksida dan mengkatalis menjadi H2O2 yang level toksisitas lebih rendah daripada O2-. Salah satu antioksidan oral yang telah diteliti memiliki efek meningkatkan kadar antioksidan enzimatik pada humor akuos adalah astaxanthin.
Tujuan: Menganalisa efek astaxanthin oral terhadap kadar superoksida dismutase (SOD-1) di dalam humor akuos kelinci New Zealand model glaukoma.
Metode : Kelompok perlakuan (P) diberi astaxanthin oral satu kali sehari selama 2 minggu. Pemeriksaan SOD-1 dilakukan terhadap humor akuos menggunakan ELISA kit. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan uji Independent t-test digunakan untuk uji beda kedua kelompok jika data terdistribusi normal (Uji Shapiro-Wilk p>0.05)
Hasil : Pada 16 kelinci New Zealand dipilih secara random untuk dibagi menjadi 2 kelompok yang mendapat placebo atau astaxanthin 0,42 mg (setara dengan 6 mg pada manusia dewasa 70 Kg) per hari. Rerata kadar SOD-1 pada kelompok K = 0,715±0,054 ng/ml; kelompok P = 0,264 ± 0,026 ng/ml. Hasil uji beda kadar SOD-1 dengan uji t independent terdapat perbedaan bermakna kadar SOD-1 pada kelompok kontrol dibandingkan kelompok perlakuan (p


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 617.7 GIL e
052/FKUD/TS/2019
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
617.7 GIL e
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
617.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Mata
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?