INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

PERBEDAAN PENGARUH CIRCUIT TRAINING DAN SENAM LANSIA TERHADAP KAPASITAS FUNGSIONAL PARU LANJUT USIA

Oktmina F. Pinem - Nama Orang; Endang Ambarwati - Nama Orang; Suhartono - Nama Orang;

Tujuan: Membandingkan pengaruh Circuit Training dan Senam Lansia terhadap kapasitas fungsional paru lanjut usia
Design: randomized pre and post controlled group design.
Subjek: Individu usia lanjut antara 65-75 tahun
Tempat: Balai Rehabilitasi Sosial Wira Adhi Karya Ungaran Unit Rehabilitasi Sosial Wening Wardoyo
Waktu: Februari 2018 – Maret 2018
Intervensi: Subjek secara acak dimasukkan dalam salah satu kelompok berikut: circuit training dan senam lansia. Kelompok circuit training mengikuti empat macam latihan (1) calf rising pada posisi berdiri, (2) latihan otot perut pada posisi terlentang, (3) latihan penguatan ekstremitas dan (4) mengayuh sepeda statis. Subjek diminta untuk melakukan latihan (1)–(4) ini (1 set circuit training) dengan interval 1 menit di antara latihan. Setiap set circuit training diulang 3 kali dengan interval antar set 5 menit. Kelompok senam lansia mendapatkan latihan berupa senam lansia Menpora 2000. Kedua kelompok melakukan latihan 3 kali dalam seminggu selama 4 minggu.
Outcome: Forced vital capacity (FVC) yang diukur dengan spirometer.
Hasil:Pada kelompok circuit training terdapat peningkatan yang bermakna padanilai FVCdari 69,38±8,87 % predicted menjadi 80,08±6,98 % predicted (p=0,003). Namun, tidak terdapat perubahan yang bermakna pada nilai FVC dari 70,31±1,64 % predicted menjadi 70,92±1,28 % predicted (p=0,790) pada kelompok senam lansia. Terdapat perbedaan yang bermakna pada perbedaan post test – pre test FVC (p=0,011)pada kelompok circuit trainin dibandingkan kelompok senam lansia.
Kesimpulan: circuit training meningkatkan kapasitas fungsional paru pada lanjut usia lebih baik dibandingkan senam lansia.
Kata kunci: circuit training, senam lansia, kapasitas fungsional paru, usia lanjut


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 617.03 OKT p
055/FKUD/TS/2019
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
617.03 OKT p
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
617.03
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Physical Fitness
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?