INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Hubungan persepsi akseptor tentang kualitas konseling kontrasepsi dengan kelangsungan penggunaan IUD CuT-380A pascaplasenta di RSUP dr. Kariadi

Yudi Indarto - Nama Orang; Hary Tjahjanto - Nama Orang;

Latar belakang IUD merupakan alat kontrasepsi pilihan terbaik untuk wanita postpartum. Namun, menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) rata-rata penggunaan KB setelah persalinan dan keguguran hanya sebesar 5-10 %. Kualitas pelayanan keluarga berencana merupakan berperan penting meningkatkan penggunaan IUD jangka lama, dimana didalamnya terdapat elemen-elemen penting berupa informasi yang diberikan kepada akseptor, mekanisme follow up dan kontak kembali. IUD CuT-380A merupakan jenis IUD yang direkomendasikan oleh WHO dan BKKBN.
Tujuan Mengetahui seberapa besar hubungan persepsi akseptor tentang kualitas konseling KB dengan kelangsungan penggunaan IUD CuT-380A pasca-plasenta.
Metode Penelitian ini penelitian kohort prospektif dengan sampel penelitian perempuan yang mendapat pelayanan kontrasepsi IUD pasca plasenta di RSUP dr. Kariadi Semarang antara bulan November 2015 sampai Mei 2016 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Subyek dipilih secara consecutive sampling.
Hasil Dari 45 pasien akseptor, hubungan antara kualitas konseling terhadap kelangsungan penggunaan IUD CuT 380A pascaplasenta, secara statistik signifikan (p=0,012; RR 10) dan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kelangsungan penggunaan IUD pascaplasenta (p= 0,026). Variabel paritas, usia, pendidikan, jenis persalinan, frekuensi kontrol, pekerjaan, efek samping, dan keinginan menambah anak tidak signifikan secara statistik (p > 0,05).
Kesimpulan Didapatkan hubungan antara persepsi akseptor yang baik tentang kualitas konseling dengan kelangsungan penggunaan IUD CuT 380A pascaplasenta pada pemantauan 24 bulan. Faktor usia, pendidikan, pekerjaan, jenis persalinan, paritas, keinginan menambah anak dan kejadian efek samping tidak bermakna untuk mempengaruhi kelangsungan penggunaan IUD CuT 380A pascaplasenta pada pemantauan 24 bulan.
Kata kunci IUD CuT 380A pascaplasenta- persepsi akseptor- konseling KB


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 613.9 YUD h
004/FKUD/TS/2018
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
613.9 YUD h
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2018
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
613.9
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Birth Control
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?