INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Karakteristik pasien HIV/AIDS yang mengalami gejala neuropsikiatri akibat terapi efavirenz (Studi kasus di RSUP Dr. Kariadi Semarang)

Jeprin Ruru - Nama Orang; Muchlis Achsan Udji Sofro - Nama Orang; Alifiati Fitrikasari - Nama Orang;

Latar belakang: Saat ini efavirenz direkomendasikan sebagai NNRTI lini pertama. Efavirenz seringkali menyebabkan gejala neuropsikiatri, meskipun tidak pada semua pasien. Adanya efek samping ini akan menurunkan kepatuhan minum obat pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien HIV/AIDS yang mengalami gejala neuropsikiatri akibat terapi efavirenz dan faktor-faktor yang berhubungan dengan hal tersebut.
Metode: Penelitian cross sectional dilakukan menggunakan kuesioner, wawancara terstruktur dan rekam medik pasien HIV/AIDS yang mendapatkan efavirenz. Sampel dikelompokkan dua: dengan dan tanpa gejala neuropsikiatri, kemudian dinilai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gejala neuropsikiatri dan dianalisis menggunakan uji chi square.
Hasil: Sampel penelitian berjumlah 141, laki-laki 97 (68,8%) dan perempuan 44 (31,2%). Dari 141 sampel, 67 (47,5%) mengalami gejala neuropsikiatri, terdiri atas dizziness 64 (95,52%), mimpi buruk 12 (17,91%), insomnia 8 (11,94%), halusinasi 3 (4,5%), dan mudah lupa 1 (1,5%). Hanya variabel umur < 30 tahun yang berhubungan bermakna dengan kejadian gejala neuropsikiatri, p = 0,043 (OR 2,189; 95% CI 1,083 – 4,424), variabel lain seperti jenis kelamin, IMT, jumlah CD4 awal, koinfeksi TB Paru, Hepatitis B dan Hepatitis C tidak berhubungan bermakna.
Kesimpulan: Karakteristik pasien HIV/AIDS di RSUP Dr. Kariadi kurang lebih sama dengan beberapa penelitian sebelumnya. Usia muda merupakan faktor yang berhubungan bermakna dengan kejadian gejala neuropsikiatri pada pasien HIV/AIDS yang mendapatkan terapi efavirenz. Perlu dilakukan penilaian kondisi psikologis pasien terutama yang berusia muda sebelum diberikan terapi efavirenz.
Kata Kunci: Efavirenz, gejala neuropsikiatri, HIV/AIDS


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616 JEP k
216/FKUD/TS/2018
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616 JEP k
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2018
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Interna-HIV/AIDS
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?