INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Analisis faktor-faktor risiko yang paling berperan pada kejang demam

Maria Kristi Widhi Handayani - Nama Orang; Tun Paksi Sareharto - Nama Orang; Tjipta Bahtera - Nama Orang;

Pendahuluan : Kejang demam merupakan gangguan neurologi yang banyak ditemukan pada anak. Pengenalan akan faktor risiko kejang demam akan membantu memprediksi terjadinya bangkitan kejang demam.
Tujuan : Mengevaluasi faktor risiko kejang demam dan menganalisa faktor mana saja yang paling berperan dalam terjadinya bangkitan kejang demam.
Material dan Metode : Penelitian kasus-kontrol dengan pasien dengan bangkitan kejang demam sebagai kelompok kasus (n = 56) dan demam tanpa kejang sebagai kontrol (n = 46). Data diambil dari pasien berusia 3 bulan sampai dengan 5 tahun yang dirawat di RSUP dr. Kariadi pada periode Januari - Desember 2015 dengan kedua diagnosis di atas. Pasien dengan gangguan elektrolit, hipoglikemia, riwayat kejang sebelumnya pada kelompok kontrol dan data catatan medis yang tidak lengkap dieksklusi dari penelitian. Faktor risiko yang dinilai berupa usia, jenis kelamin, tinggi demam, riwayat kejang demam pada keluarga lini pertama, riwayat gangguan perkembangan, dan kadar hemoglobin. Dilakukan perhitungan nilai OR, analisis logistik ganda, uji korelasi, dan analisis diskriminan untuk mencari tahu faktor korelasi faktor risiko dengan bangkitan kejang demam dan faktor mana saja yang dapat menjadi prediktor terjadinya bangkitan kejang.
Hasil Penelitian : Analisis diskriminan menghasilkan fungsi diskriminan unstandardized D = 26,988 - 0,854 (suhu) + 0,185 (jenis kelamin) + 1,565 (riwayat keluarga)+ 1,178 (riwayat gangguan perkembangan); dengan cut of point 0,000235. Urutan faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian kejang demam adalah: suhu tubuh ketika demam, riwayat kejang demam pada keluarga, riwayat gangguan perkembangan, dan jenis kelamin.
Kesimpulan : Suhu tubuh, riwayat kejang demam pada keluarga, gangguan perkembangan, dan jenis kelamin dapat digunakan untuk prediksi kejadian kejang demam pada anak.
Kata kunci : faktor risiko, kejang demam, anak, diskriminan


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 618.92 MAR a
158/FKUD/TS/2018
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
618.92 MAR a
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2018
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
618.92
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
anak
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?