INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Tinggi badan ibu hamil sebagai faktor risiko terhadap terjadinya berat bayi lahir rendah (BBLR)

Susi Purwitasari - Nama Orang; Minidian Fasitasari - Nama Orang; Etisa Adi Murbawani - Nama Orang;

Latar belakang : Berat lahir merupakan indikator penting terhadap kesehatan dan keberlangsungan hidup bayi. Bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram memiliki risiko kematian hingga 20 kali lipat dibandingkan bayi dengan berat lahir lebih dari 2500 gram. Usia ibu kurang 18 tahun atau lebih 35 tahun, asupan gizi tidak mencukupi kebutuhan, tinggi badan (TB) kurang dari 145 cm, Lingkar lengan atas (LLA) kurang dari 23,5 cm, adanya penyakit penyerta pada ibu seperti diabetes melitus dan anemia, serta kelahiran sebelum masa gestasi 37 minggu dapat meningkatkan risiko berat badan lahir rendah (BBLR).
Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko TB terhadap kejadian BBLR pada ibu hamil.
Metode penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kasus kontrol. Kriteria kasus merupakan kelahiran dengan BBLR, sedangkan kriteria kontrol merupakan kelahiran dengan berat badan normal. Variabel yang diperiksa adalah jarak kehamilan, TB, LLA, dan latar belakang pendidikan.
Hasil : Subyek penelitian sebanyak 70 ibu yang melahirkan BBLR sebagai kasus dan 68 subjek ibu yang tidak BBLR sebagai kontrol. Didapatkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna antara TB ibu pada kelompok kasus dan kontrol (p >0,05). Variabel usia, LLA dan jarak kehamilan tidak mempengaruhi hasil analisis TB ibu terhadap kejadian BBLR, sehingga ketiga variabel tersebut bukan sebagai faktor perancu. Variabel pendidikan didapatkan nilai p >0,05 sehingga tidak ada perbedaan bermakna dan tidak dimasukkan dalam analisis faktor risiko tinggi badan ibu terhadap kejadian BBLR.
Simpulan : TB ibu hamil bukan merupakan faktor risiko kejadian BBLR, hal ini tidak dipengaruhi oleh usia, LLA dan jarak kehamilan.
Kata kunci : Berat badan lahir rendah, tinggi badan, lingkar lengan atas, jarak kehamilan.


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616.39 SUS t
139/FKUD/TS/2018
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616.39 SUS t
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2018
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.39
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Gizi Klinik
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?