INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Hubungan status besi dan inflamasi dengan kadar hemoglobin (HB) pada wanita usia subur (WUS) dengan berat badan lebih

Dina Aulia Insani - Nama Orang; Hertanto Wahyu Subagio - Nama Orang; Meita Hendrianingtyas - Nama Orang;

Latar belakang: Obesitas diketahui sebagai kondisi dengan asupan energi dan zat gizi yang berlebihan. Mekanisme penyebab anemia pada obesitas masih belum jelas. Pada obesitas terjadi inflamasi sistemik derajat ringan yang dapat menyebabkan peningkatan hepcidin sehingga pelepasan besi dari sel terhambat.
Tujuan: Menganalisis hubungan status besi (rasio sTfR/log Ft) dan hepcidin dengan kadar Hb pada WUS dengan berat badan lebih.
Metoda: Jenis penelitian cross sectional dengan responden wanita yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah responden 66 orang, dilakukan informed consent, pengambilan data identitas, kuisioner, pemeriksaan antropometri dan pemeriksaan laboratorium. Uji korelasi Spearman dilakukan untuk mengetahui hubungan status besi (rasio sTfR/log ferritin) dan hepcidin dengan hemoglobin.
Hasil: Kadar ferritin 10,2 ± 8,12 ng/ml, sTfR 22,2 ± 7,96 ng/ml dan rasio sTfR/log ferritin 29,3 ± 17,65 nmol/L sedangkan hepcidin 9,0 ± 3,05 ng/ml. Sebanyak 50 (75,8%) subyek memiliki kadar ferritin rendah, sTfR yang tinggi 34 (51,5%) dan rasio sTfR/log ferritin yang tinggi 58 (87,9%). Rasio sTfR/log ferritin berkorelasi negatif dengan Hb (r: -0,375; p: 0,002). Tidak terdapat korelasi antara kadar hepcidin dengan Hb (r: -0,140; p: 0,264). Didapatkan korelasi positif antara ferritin dengan Hb (r: 0,350; p: 0,004) dan korelasi negatif sTfr dengan Hb (r: -0,359; p: 0,003).
Simpulan: Terdapat hubungan status besi (ferritin, sTfR dan rasio sTfR/log ferritin) dengan haemoglobin pada wanita usia subur (WUS) dengan berat badan lebih. Hasil penelitian menunjukan subyek mengalami ADB tahap II. Tidak didapatkan hubungan hepcidin dengan kadar haemoglobin (Hb) pada wanita usia subur (WUS) dengan berat badan lebih. Penggunaan 3 parameter (ferritin, sTfR, dan rasio sTfR/log ferritin) dapat meningkatkan deteksi subyek yang mengalami ADB.
Kata kunci: obesitas, status besi, hepcidin, inflamasi


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 616.39 DIN h
138/FKUD/TS/2018
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
616.39 DIN h
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2018
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.39
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Gizi Klinik
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?