INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Kekuatan pembuktian Visum et Repertum sebagai alat bukti pada kasus kekerasan seksual

Tuntas Dhanardhono - Nama Orang; Sigit Kirana Lintang Bhima - Nama Orang; Arif Rahman Sadad - Nama Orang;

Latar belakang : Satu dari tiga (30%) wanita pernah mengalami kekerasan fisik dan /atau seksual. Perkosaan merupakan bentuk kekerasan seksual yang paling tinggi baik di ranah personal maupun di ranah komunitas. Pembuktian kasus kekerasan seksual akan mengalami kesulitan karena berbagai macam faktor.
Tujuan : Untuk mengetahui seberapa besar kekuatan pembuktan Visum et Repertum sebagai alat bukti pada kasus kekerasan seksual.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif analitik dengan metode pendekatan yuridis normatif. Data penelitian berasal dari putusan Pengadilan Negeri kasus Kejahatan terhadap Kesusilaan pada periode 2010-2017 yang telah berkekuatan hukum, dan putusannya diterbitkan pada website mahkamahagung.go.id. Analisa secara kualitatif ditunjang sengan hasil wawancara terhadap Jaksa Kejaksaan Negeri Semarang, Jaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Hakim Pengadilan Negeri Semarang dan Hakim Pengadilan Tinggi Jawa Tengah.
Hasil penelitian : Pada penelitian ini, dari 104 dokumen putusan pengadilan tingkat I yang diteliti didapatkan 72 kasus (69%) disertai dengan persetubuhan (perkosaan), 12 kasus (12%) percobaan persetubuhan dan 20 kasus (19%) pencabulan. Pembuktian kasus kekerasan seksual akan mengalami berbagai hambatan dan kesulitan karena hal, diantaranya keutuhan barang bukti dan alat bukti. Hanya ada 89 kasus (86%) kasus yang dilengkapai dengan visum et repertum. Visum et repertum mempunyai nilai pembuktian yang mendukung pembuktian kasus kekerasan seksual. Hakim menentukan vonis sesaui dengan fakta hukum yang terkuak di pengadilan. Berdasarkan persesuaian alat-alat bukti yang diperiksa dipersidangan baik keterangan saksi, keterangan terdakwa dihubungkan dengan barang bukti dan alat bukti surat akan diperoleh kebenaran materiil terhadap perkara kekerasan seksual.
Kesimpulan : Visum et repertum sebagai alat bukti pada kasus kekerasan seksual mempunyai nilai pembuktian bebas yang tidak mengikat dan penilaian sepenuhnya tergantung pada keyakinan hakim.
Kata kunci : pembuktian, visum et repertum, alat bukti, kekerasan seksual.


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 614.1 TUN k
90/FKUD/TS/2018
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
614.1 TUN k
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2017
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
614.1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Forensik
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?