INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Isolasi dan Identifikasi Senyawa Antioksidan pada Fraksi Etil Asetat Umbi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)

Khirzatun Ni’mah - Nama Orang;

Ketidakseimbangan jumlah antioksidan endogen dengan paparan radikal menyebabkan stress
oksidatif yang dapat menimbulkan berbagai penyakit degeneratif, sehingga tubuh membutuhkan
asupan antioksidan eksogen untuk meredam serangan radikal. Beberapa antioksidan sintetik
memiliki efek karsinogenik, sehingga diperlukan alternatif antioksidan alami. Bawang merah
terutama fraksi etil asetatnya berpotensi sebagai agen antioksidan alami dan dilaporkan mengandung
senyawa flavonoid, saponin, polifenol, alkaloid, dan tanin yang dapat memberikan aktivitas
antioksidan. Selain itu, asam lemak tak jenuh dan metil ester dari bawang merah juga berpotensi
sebagai antioksidan. Penelitian isolasi dan identifikasi senyawa antioksidan pada fraksi etil asetat
umbi bawang merah ini bertujuan untuk menentukan kandungan senyawa metabolit sekunder,
mengidentifikasi isolat antioksidan dari fraksi etil asetat, serta memperoleh data aktivitas
antioksidan pada ekstrak etanol, fraksi etil asetat, dan isolat. Identifikasi isolat dilakukan
menggunakan spektrofotometer UV-Vis, FT-IR, dan LC-MS/MS, serta aktivitas antioksidan
ditentukan dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikril-hidrazil). Umbi bawang merah (Allium
ascalonicum L.) mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, saponin, tanin,
steroid, dan triterpenoid. Hasil isolasi senyawa antioksidan diperoleh isolat C3 yang mengandung 4
senyawa yaitu (E, E)-9-Oxooctadeca-10,12-dienoic acid, metil risinoleat, dan dua lainnya diduga
senyawa alkaloid. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol tergolong sangat lemah dengan IC50 812,466
µg/mL, sedangkan fraksi etil asetat dan isolat antioksidan tergolong atioksidan yang lemah dengan
IC50 329,828 dan 270,485 µg/mL.
Kata Kunci : Isolasi, Antioksidan, Fraksi etil asesat, Umbi bawang merah (Allium ascalonicum
L.)


Ketersediaan — Fakultas Sains dan Matematika

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1939 C 2022
Penerbit
SEMARANG : Departemen Kimia FSM., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Khirzatun Ni’mah / Dra. Dewi Kusrini,M.Si/ Dra. Enny fachriyah,M.Si.
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?