INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Analisis Perbandingan Adsorpsi Karbon Aktif Daun Pepaya Antara Sebelum Diekstraksi Dan Setelah Diekstraksi Dengan Air

Muhammad Ali Imron - Nama Orang;

Karbon aktif merupakan material amorf yang dibuat dari bahan-bahan yang
berasal dari tumbuh-tumbuhan atau hewan. Salah satu bahan dari tumbuhan yang
dapat dikonversi menjadi karbon aktif adalah daun papaya. Berdasarkan skrining
fitokimia, metabolit sekunder daun pepaya terdiri dari asam fenolat, alkaloid,
saponin, triterpenoid, flavonoid, dan tanin. Struktur molekul beberapa jenis
metabolit sekunder ini memiliki gugus fungsi karbonil (C=O), hidroksil (OH), ester
(O=C-OH), dan amina (NH2) yang mungkin berperan penting dalam proses
adsorpsi, termasuk berinteraksi dengan molekul adsorbat yaitu lemon yellow.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan adsorbsi karbon
aktif daun papaya antara yang belum dan yang sudah diambil metabolit
sekundernya. Penelitian dimulai dengan ekstraksi daun papaya, pembuatan karbon
aktif daun pepaya sebelum dan setelah ekstraksi, analisis gugus fungsi
menggunakan Fourier Transformed Infrared Spectroscopy (FTIR), dan uji adsorpsi
karbon aktif yang diperoleh terhadap lemon yellow 95 %, dengan variasi waktu
adsorpsi 3, 24 dan 48 jam. Hasil analisis FTIR menunjukkan bahwa struktur
molekul penyusun kedua jenis produk karbon aktif daun pepaya memiliki ikatan OH, C-H, C=C ulur aromatik, C-H tekuk, C-O ulur. Karbon aktif sebelum ekstraksi
memiliki ikatan O-H lebih banyak dibanding yang telah diekstraksi. Hasil uji
adsorpsi menunujukkan bahwa karbon aktif sebelum esktraksi memiliki
kemampuan menjerap lemon yellow terbaik, yakni sekitar 63,69% selama 3 jam.
Sementara itu, kemampuan menjerap lemon yellow karbon aktif yang diproduksi
dari daun papaya setelah ekstraksi hanya sekitar 50,57% selama 3 jam.
Kata kunci: Daun pepaya, karbon aktif, lemon yellow, ekstraksi dengan air, FTIR.


Ketersediaan — Fakultas Sains dan Matematika

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1938 C 2022
Penerbit
SEMARANG : Departemen Kimia FSM., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Muhammad Ali Imron/ Drs. Pratama Jujur Wibawa,M.Si.PhD
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?