Text
Disolusi dan Pelepasan Obat in Vitro
Sejak beberapa Farmakope terutama Farmakope Amerika (USP XVIII) mencantumkan adanya uji disolusi khususnya untuk sediaan padat bentuk tablet, maka pengamatan jumlah zat aktif yang terlarut ke dalam medium sebagai fungsi waktu menjadi hal yang mutlak harus dikerjakan sebagai jaminan akan ketersediaan farmasetis suatu obat. Uji disolusi merupakan kenlanjutan dari pengamatan waktu hancur tablet yang dahulu orang menganggap penting sebagai parameter dalam biofarmasi.rn
rn
rnDalam USP XIX/NF XIV disebutkan bahwa standar ketersediaan hayati in vivo tidak merupakan ketentuan yang mutlak, tetapi gambaran korelasi in vitro - in vivo sebaiknya didapatkan hasil yang memuaskan.rn
Tidak tersedia versi lain