INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Perbedaan kadar malondialdehide humor akuos tikus wistar model glaukoma yang diberi N-Acetylcarnosine dan tidak diberi N-Acetylcarnosine

Novi Endah Sulistyawati - Nama Orang; Fifin L. Rahmi - Nama Orang; Maharani Cahyono - Nama Orang;

Pendahuluan : Glaukoma merupakan salah satu penyakit yang mengancam penglihatan dan bersifat ireversibel. Progresifitas neuropati optik yang terjadi seringkali disebabkan oleh peningkatan tekanan intraokular akibat resistensi aliran humor akuos melalui trabecular meshwork (TM) dan kanalis Schlemm. Perkembangan dan progresifitas glaukoma berhubungan dengan akumulasi kerusakan oksidatif pada TM. Stres oksidatif yang disebabkan oleh peningkatan tekanan intraokular dapat memicu pemecahan O2 aerob sehingga menghasilkan Reactive Oxygen Spesies (ROS). Mekanisme kerusakan sel akibat serangan radikal bebas yang terbanyak diteliti adalah peroksidasi lipid. Salah satu hasil produk degradasi peroksidasi lipid adalah malondialdehide (MDA). N-acetylcarnosine (NAC) merupakan antioksidan topikal yang diharapkan dapat menghambat pembentukan lipid peroksidasi dan mengurangi pembentukan senyawa aldehide.
Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian NAC terhadap kadar malondialdehide humor akuos tikus wistar model glaukoma.
Metode : Penelitian ini merupakan true experimental post-test only controlled group design. Empat belas ekor tikus wistar dibuat model glaukoma dengan metode kanulasi, kemudian dibagi secara acak menjadi 2 kelompok. Kelompok kontrol (K) diberi tetes mata plasebo, kelompok perlakuan (P) diberi tetes mata N-acetylcarnosine, 2x sehari selama 4 minggu. Pemeriksaan kadar MDA dalam humor akuos dengan menggunakan Quantikine Rat Immunoassay Kit dan pembacaan hasil dengan spektrofotometer. Analisis statistik menggunakan uji t tidak berpasangan.
Hasil : Rerata kadar MDA pada kelompok K=47; kelompok P=23. Kadar MDA kelompok perlakuan lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (p=0,021). Hasil uji beda kadar MDA dengan uji t tidak berpasangan terdapat perbedaan bermakna kadar MDA pada kelompok kontrol dibandingkan kelompok perlakuan (p


Ketersediaan — Fakultas Kedokteran
#
Rak Tesis (RT) 617.7 NOV p
32/FKUD/TS/2018
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
617.7 NOV p
Penerbit
Semarang : FK Undip., 2017
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
617.7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
ilmu kesehatan mata
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?