INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
  • Lokasi
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 10000 dari pencarian Anda melalui kata kunci: author="Reitz, John R."
Hal. Awal Sebelumnya 236 237 238 239 240 Berikutnya Hal. Akhir
cover
Hubungan ekspresi KI-67 dengan respon terapi histopatologi (Penderita karsinoma serviks uteri stadium IIB-IIIB yang mendapat kemoterapi atau radioterapi di RSUP Dr. Kariadi Semarang)
By Zakiah ; Mirza Iskandar
-- Semarang : FK Undip, 2018

Pendahuluan: Karsinoma serviks uteri (KSU) stadium IIB-IIIB dapat diterapi dengan kemoradiasi dan kemoterapi yang menurunkan proses apoptosis. Ki-67 merupakan protein terlibat dalam proses polymerase sintesis I-dependent RNA ribosom dan bekerja di semua siklus sel kecuali fase G0, sehingga berfungsi sebagai biomarker untuk menilai aktivitas proliferasi suatu tumor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan ekspresi KI-67 dengan respon terapi histopatologi pada penderita KSU stadium IIB-IIIB yang mendapat kemoradiasi atau radioterapi. Metode: Kami mendesain penelitian kohort prospectif dengan metode observasional-analitik. 55 subyek penelitian yang terdiri dari 28 kasus kelompok kemoradiasi dan 27 kasus kelompok radiasi. Pasien dibiopsi serviks dan pemeriksaan imunohistoKimia ekspresi Ki-67 dan TSG P2. Uji normalitas data menggunakan uji shappiro wilcoson di lanjutkan dengan t independent (normal) atau uji man whitney (tidak normal). Untuk data kategorik nominal dan ordinal di lakukan uji chi square. Hubungan antara tingkat ekspresi Ki-67 dengan respon terapi histopatologi dan respon klinis dinilai dengan uji chi square. Hasil: Pada penelitian ini tidak didapatkan perbedaan respon terapi yang bermakna pada Ki-67 tinggi atau rendah pada dua kelompok(P=0,331). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan ekspresi KI-67 dengan respon terapi histopatologi pada penderita KSU stadium IIB-IIIB. Kata Kunci: ekspresi Ki-67 - karsinoma serviks uteri-kemoradiasi- radioterapi

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PENGARUH PEMBERIAN NIGELLA SATIVA TERHADAP KADAR IL-8, UREUM DAN KREATININ PADA PENDERITA KARSINOMA NASOFARING YANG MENDAPAT KEMOTERAPI CISPLATIN BASED
By Dangsia Nasution ; Dwi Antono ; Willy Yusmawan
-- Semarang : FK Undip, 2018

Latar belakang : Nigella sativa yang juga disebut jinten hitam, telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk berbagai macam kondisi. Potensi antioksidan dan nefroprotektor dari Nigella sativa diteliti pada pasien karsinoma nasofaring yang mendapatkan kemoterapi cisplatin di RSUP Dr. Kariadi Semarang, dengan menggunakan IL-8, ureum dan kreatinin sebagai level penanda. IL-8 merupakan sitokin proinflamasi yang dapat meningkatkan terbentuknya RSO akibatnya terjadi kerusakaan DNA. Ureum dan kreatinin untuk memeriksa fungsi ginjal. Tujuan : Membuktikan Nigella sativa dapat menurunkan kadar IL-8 dan mencegah kenaikan kadar ureum dan kreatinin pada pasien karsinoma nasofaring yang mendapatkan kemoterapi cisplatin based. Metode : Penelitian eksperimental dengan desain randomized control trial di RSUP Dr. Kariadi Semarang pada bulan February 2017. Subjek sebanyak 40 pasien karsinoma nasofaring yang mendapatkan kemoterapi cisplatin based, dibagi menjadi 2 yaitu kelompok perlakuan (n=20) yang mendapatkan Nigella sativa 1.200mg dan Vit C 100mg per oral dan kelompok kontrol (n=20) mendapat Vit C 100mg per oral. Kadar IL-8 ureum dan kreatinin diperiksa sebelum dan sesudah pasien mendapatkan kemoterapi cisplatin tiga mingguan sebanyak 2 siklus. Perbedaan kadar IL-8 ureum dan kreatinin sebelum dan sesudah kemoterapi dianalisis dengan uji Wilcoxon=n dan antara kedua kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dianalisis dengan uji Mann Whitney. Hasil : Dari 40 subjek yang masuk kriteria inklusi dibagi menjadi 20 orang kelompok perlakuan dan 20 orang kelompok kontrol. Terdapat penurunan kadar IL-8 yang tidak signifikan (p=0,126) pada kelompok perlakuan dan peningkatan kadar IL-8 yang tidak signifikan (p=0.911) pada kelompok sebelum dan sesudah kemoterapi cisplatin based. Terdapat penurunan kadar ureum yang tidak signifikan (p=0,455) pada kelompok perlakuan sedangkan terjadi peningkatan kadar ureum yang tidak signifkan (p=0,527) pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah kemoterapi cisplatin based. Terdapat peningkatan kadar kreatinin yang tidak signifikan (p=0,305) pada kelompok perlakuan dan peningkatan signifikan kadar kreatinin (p=0,014) pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah kemoterapi cisplatin based. Simpulan : Nigella sativa dapat menurunkan kadar IL-8 dan dapat mencegah peningkatan kadar ureum dan kreatinin pada pasien karsinoma nasofaring yang mendapatkan kemoterapi cisplatin based namun tidak signifikan. Kata kunci : Nigella sativa, karsinoma nasofaring, cisplatin based, IL-8, antioksidan, ureum dan kreatinin, fungsi ginjal

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENUNGGU PASIEN TENTANG KECUKUPAN ASUPAN MAKAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUP DR. KARIADI
By Siti Nurrohmiati ; Hertanto Wahyu Subagio ; Etisa Adi Murbawani
-- Semarang : FK Undip, 2018

Pendahuluan : Malnutrisi rumah sakit masih menjadi permasalahan kesehatan di negara maju maupun berkembang, disebabkan oleh berbagai macam faktor yang terkait individu maupun penyakit. Dukungan penunggu/keluarga untuk membantu memberikan asupan kepada pasien, sikap tim pengelola pasien, prosedur pemeriksaan penunjang atau tindakan, merupakan faktor penting untuk meningkatkan asupan makan pasien rawat inap. Namun belum diketahui tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku penunggu pasien tentang kecukupan asupan makan pasien rawat inap. Tujuan : Menjelaskan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku penunggu pasien tentang kecukupan asupan makan pasien. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan korelasional, dilakukan di Bangsal Rajawali RSUP Dr. Kariadi dengan jumlah sampel minimal 50 orang. Pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku penunggu pasien dengan kuesioner. Jawaban kuisioner atau wawancara dari responden diolah dengan perangkat lunak computer untuk mengetahui tingkatan dan hubungan antara variabel . Hasil Penelitian : Sebagian besar responden wanita 1,5 kali lipat laki-laki. Usia responden terbanyak diatas 50 tahun (32%). Tingkat pendidikan responden SD terbanyak (39,3%). Pendapatan responden 76,7% kurang dari 2,3 juta rupiah. Hubungan responden dengan pasien sebagai pasangan suami sitri (55,4%). Tingkat pengetahuan responden tentang asupan makan pasien menunjukkan baik. Sikap responden tentang asupan makan pasien menunjukkan sikap positif tentang gizi dan kecukupan asupan pasien. Perilaku responden tentang asupan makan pasien menunjukkan hasil baik. Kesimpulan : Pengetahuan yang baik mempengaruhi sikap positif, sikap positif berhubungan dengan perilaku tantang kecukupan asupan makan pasien, sedangkan tingkat pengetahuan tidak signifikan berhubungan dengan perilaku kecukupan asupan makan pasien. Kata kunci : pengetahuan, sikap, perilaku, penunggu pasien, asupan makan

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
FAKTOR RISIKO MULTIDRUG RESISTANT TUBERKULOSIS [ARU DI RSUP DR. KARIADI
By Ratna Wulan Febriyanti ; Winarto ; Mujahidah
-- Semarang : FK Undip, 2018

Latar belakang : Mycobacterium tuberculosis merupakan salah satu penyebab terjadinya infeksi paru. Menurut Global TB Report World Health Organization (WHO) 2016 Indonesia merupakan negara kedua dengan kasus tuberkulosis paru di dunia dan jumlah kasus TB paru Multidrug Resistant sebanyak 12.000 kasus. RSUP Dr. Kariadi merupakan salah satu rumah sakit rujukan untuk MDR TB, tetapi belum pernah dilakukan analisis faktor risiko terhadap kejadian infeksi TB paru MDR. Tujuan : Mencari faktor risiko terjadinya infeksi TB paru MDR di RSUP Dr. Kariadi yang dapat digunakan untuk mengendalikan kasus infeksi TB paru MDR. Metode : Desain case control menggunakan data sekunder rekam medik pasien rawat jalan dan rawat inap dengan hasil pemeriksaan GeneXpert sputum adalah Mycobacterium tuberculosis periode 1 Januari – 31 Desember 2017. Analisis bivariat dengan chi square test atau fischer exact test, dan analisis multivariat dilakukan dengan regresi logistik multipel. Nilai p dianggap bermakna jika < 0,05, semua analisis adalah untuk 2-tailed. Hasil : Total 110 pasien dengan 55 sampel kasus dan 55 sampel kontrol, terdapat hubungan yang signifikan dengan infeksi TB paru MDR pada analisis bivariat antara lain : kebiasaan merokok OR = 3,1 (CI 95% 1,1-8,7), status gizi buruk OR=2,9 (CI 95% 1,3-6,3), riwayat kontak OR = 12,0 (CI 95% 1,5-97,3), riwayat pengobatan OR =81,7 (CI 95% 23,4-285,2) dan lama pengobatan sebelumnya ≥ 6 bulan OR = 94,5 (CI 95% 12,1-736,2). Faktor risiko yang bersama-sama cenderung menyebabkan infeksi TB paru MDR : riwayat kontak OR = 34,5 (CI 95% 2,6-464,5) dan riwayat pengobatan sebelumnya ORE = 39,4 (CI 95% 8,3-186,3) dan lama pengobatan ≥ 6 bulan OR = 12,4 (CI 95% 1,3-117,7). Simpulan : Faktor risiko kejadian infeksi TB paru MDR di RSUP Dr. Kariadi adalah riwayat kontak, riwayat pengobatan sebelumnya dan lama pengobatan sebelumnya ≥ 6 bulan. Kata kunci : faktor risiko, infeksi TB paru MDR, case control

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
KELUARAN FUNGSI SENSORIMOTOR PASCA STROKE ISKEMIK DENGAN DAN TANPA FATIGUE
By Maria Putri Utami ; Hexanto Muhartomo ; MI Widiastuti
-- Semarang : FK Undip, 2018

Latar belakang : Fatigue pasca stroke memiliki pengaruh negatif pada perbaikan defisit neurologis, rehabilitasi, kualitas hidup dan kapasitas dalam bekerja. Lebih serius lagi fatigue pasca stroke meningkatkan risiko bunuh diri dan angka mortalitas. Konsekuensi dari fatigue pasca stroke tidak sepatutnya dipandang sebelah mata, banyak pasien stroke menganggapnya sebagai gejala yang paling menimbulkan masalah dan sulit untuk ditangani. Tujuan : Menganalisis keluaran fungsi sensorimotor pasien pasca stroke iskemik dengan dan tanpa fatigue. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional cross sectional dengan analisis. Dilakukan di rawat inap dan rawat jalan RSUP dr. Kariadi dan RSUD dr. Adhyatma Tugurejo Semarang dari bulan Mei-Juli 2018. Analisis statistik dengan menggunakan uji t berpasangan dan dikatakan bermakna jika p

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
HUBUNGAN PELATIHAN MUSIK GAMELAN SOEPRA DENGAN INTELEGENSI QUESTION PADA REMAJA
By Rima Asmarani ; Endang Kustiowati ; Amin Husni
-- Semarang : FK Undip, 2018

Latar belakang : Intelegensi merupakan kemampuan mental yang sangat penting dalam bertahan hidup dan bertahan dalam kondisi lingkungan. Di balik definisi intelegensi terdapat kompleksitas arsitektur kognitif yang memungkinkan seseorang untuk dapat beradaptasi secara efektif. Pelatihan musik diyakini dapat meningkatkan kecerdasan. Pelatihan gamelan seopra diasumsikan dapat meningkatkan intelegensi dikarenakan tangga nadanya diatonis dan jenis lagu yang dimainkan seperti halnya pada pelatihan musik klasik. Tujuan : Mengetahui hubungan pelatihan gamelan sopera dengan skor IQ pada remaja. Metode : Penelitian ini menganalisis hubungan antara pelatihan musik gamelan yang terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok gamelan standar (kelompok yang hanya berlatih gamelan selama 30 menit dalam seminggu selama 3 bulan) dan kelompok gamelan ekstra (kelompok yang berlatih gamelan selama 3 jam dalam seminggu selama 3 bulan, dari yang sebelumnya hanya berlatih 1,5 jam dalam seminggu) dengan perubahan skor IQ yang menggunakan metode observasional dengan desain kohort. Subyek penelitian adalah remaja usia 15-18 tahun yang berlatih gamelan di SMA Kolase Loyola Semarang. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Mei 2018. Data subjek penelitian diperoleh dengan wawancara, pengukuran IQ pretest, pengukuran IQ post test. Hasil Penelitian : Total 30 subyek responden, tidak terdapat hasil signifikan antara pelatihan gamelan antara kelompok gamelan standar dan ekstra terhadap perubahan skor IQ (p=0,094). Kesimpulan : Pelatihan gamelan tidak berkorelasi signifikan dengan perubahan skor IQ pada remaja. Kata kunci : gamelan, soepra loyola, intelegensia, tes IQ

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
HUBUNGAN ANTARA MEKANISME KOPING DENGAN DERAJAT DEPRESI PADA CAREGIVER PENDERITA SKIZOFRENIA : STUDI DI UNIT RAWAT JALAN RSJD AMINO GONDOHUTOMO PROVINSI JAWA TENGAH
By Retti Supiyarti ; Elly Noerhidajati ; Hari Peni Julianti
-- Semarang : FK Undip, 2018

LatarBelakang : Memiliki anggota keluarga yang menderita skizofrenia merupakan suatu stressor yang mengakibatkan stres yang bersifat kronik. Peristiwa kehidupan yang berlangsung lama atau stres kronik lebih banyak dihubungkan dengan depresi. Caregiver adalah seseorang yang memberikan perhatian untuk orang lain yang sakit atau orang yang tidak mampu. Keluarga akan melakukan mekanisme koping dalam mengatasi stressor tersebut yang terbagi atas problem focused coping dan emotion focused coping. Mekanisme koping memiliki peranan dalam interaksi antara situasi yang menekan dan adaptasi. Tujuan : Menganalisis hubungan mekanisme koping dan derajat depresi pada caregiver penderita skizofrenia. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel adalah caregiver penderita skizofrenia di unit rawat jalan RSJD Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah dan memenuhi kriteria inklusi penelitian. Pengambilan sampel dengan metode consecutive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Beck Depression Inventory (BDI) II dan kuesioner The Ways of Coping serta kuesioner karakteristik sosiodemografi. Analisis dengan program komputer. Hasil : 27 responden (46,6%) menggunakan emotional focused coping. 31 responden (53,4%) menggunakan problem focused coping. Kondisi depresi pada caregiver 43 responden (74,1%) normal, 12 responden (20,7%) depresi ringan, 2 responden (3,4%) depresi sedang dan 1 responden (1,7%) depresi berat. Hasil analisis menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan (α=0,05) diperoleh ρvalue > 0,05 (0,123>0,05) yang berarti depresi tidak disebabkan oleh penggunaan mekanisme koping. Simpulan : Tidak terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan derajat depresi pada caregiver pasien skizofrenia. Kata kunci : mekanisme koping, depresi, caregiver

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PERBEDAAN DERAJAT DISFUNGSI EREKSI PADA PASIEN YANG DITERAPI DENGAN ANTI DEPRESAN GOLONGAN SSRI DAN TCA (DI POLI RAWAT JALAN RSJ DR. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG)
By Nelson O. Saragi ; Natalia Dewi Wardani ; Hari Peni Julianti
-- Semarang : FK Undip, 2018

LatarBelakang : Pasein depresi banyak terdapat pada populasi dalam masyarakat dan bila dibiarkan akan dapat menimbulkan berbagai macam kerugian sehingga harus cepat untuk diterapi. Terapi antidepresan memperbaiki klinis pasien, namun dapat menimbulkan efek samping berupa gangguan disfungsi ereksi. Tujuan : Mengetahui perbedaan tingkat derajat ereksi pasien depresi dengan penggunaan antidepresan SSRI dan TCA. Metode : Penelitian ini merupakan penenlitian crossectional. Sampel adalah pasien depresi yang menjalani pengobatan dengan anti depressan SSRI dan Tca di poli rawat jalan RSJ Amino Gondohutomo dan memenuhi kriteria inklusi penelitian. Pengambilan dengan metode consecutive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah International Index of Erectile Function-5. Analisis dengan program SPSS. Uji Analisa hubungan menggunakan uji chi-square. Hasil : Karakteristik demografi : Rerata usia adalah 38.20±7,45, responden memiliki tingkat pendidikan SMA 64,4% responden mempunyai jeis pekerjaan wiraswata 57,8% dan 68,9% responden yang mempunyai penghasilan 2-3 juta perbulan. Dengan penggunaan anti depresan SSRI dan TCA terdapat perbedaan yang bermakna pada penelitian dengan P=0,001. Simpulan : Terdapat perbedaan derajat disfungsi ereksi pasien depresi yang diterapi dengan antidepresan SSRI dan TCA. Kata kunci : disfungsi ereksi, depresi, antidepresan

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Perbedaan kadar anti mullerian hormon pada pasien pre operasi dan tiga bulan pasca operasi tumor jinak ovarium di RSUP Dr. Kariadi
By Siti Pattihatun Nasyiroh ; Hary Tjahjanto
-- Semarang : FK Undip, 2018

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Variasi Gen Col 3A1 pada penderita prolaps uteri dan keturunan perempuan
By Sinta Dewi Asmara ; Erwinanto
-- Semarang : FK Undip, 2018

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 236 237 238 239 240 Berikutnya Hal. Akhir
INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?