Penelitian ini membahas tentang skenario dan analisis hubungan kausalitas konsumsi energi dan emisi CO2 terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia periode tahun 2010-2025. Skenario pemodelan yang dilakukan dibagi menjadi 6 bagian, yaitu skenario BAU, skenario Tinggi, skenario Rendah, skenario Tinggi_Rendah, skenario Rendah_Tinggi dan skenario Kebijakan. Data yang dihasilkan diolah dengan melakukan pemodelan data statistik dan ekonometrik jangka waktu 2010-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode interpolasi serta metode pengujian kausalitas. Alat bantu yang digunakan dalam penelitian ini adalah LEAP dan EViews. LEAP digunakan untuk pemodelan energi serta emisi CO2 dan EViews digunakan untuk mengelola data, melakukan analisis secara ekonometrik dan statistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi, konsumsi energi dan emisi CO2 pada 6 skenario mengalami fluktuasi pertumbuhan yang kompetitif. Penelitian ini membuktikan hanya 1 skenario yang mempunyai hubungan kausalitas searah yaitu hanya konsumsi energi yang secara statistik signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi pada skenario Kebijakan. Untuk pertumbuhan ekonomi dan Emisi CO2 terdapat 4 skenario yang memiliki kausalitas searah (skenario BAU, Tinggi, Tinggi_Rendah, Rendah_Tinggi), 1 skenario tidak terdapat hubungan kausalitas (skenario Rendah) dan 1 skenario mempunyai kausalitas dua arah (skenario Kebijakan). Kata kunci: Pertumbuhan ekonomi; Konsumsi energi; Emisi CO2.
Solid Oxide Fuel Cell (SOFC) adalah sebuah peralatan elektrokimia yang mengubah bahan bakar gas menjadi energi listrik secara langsung tanpa melalui proses pembakaran. Produk buangan dari hasil proses konversi energi berupa uap air dan panas apabila menggunakan bahan bakar hydrogen. Komponen utama dari sebuah perlatan SOFC berupa anoda, elekrolit, dan katoda. Kinerja SOFC sangat dipengaruhi salah satunya oleh porositas pada anoda dan katoda. Penelitian ini menyajikan hubungan antara porositas anoda dan distribusi temperatur dengan menggunakan pendekatan metode pemodelan komputasi dinamika fluida (CFD). Pada penelitian ini pemodelan komputasi dinamika fluida diselesaikan dengan bantuan perangkat lunak Fluent. Model geometri pada penelitian ini menggunakan anoda SOFC tipe radial planar. Standar deviasi dan perbedaan temperatur diantara permukaan anoda dan elektrolit digunakan sebagai sumber analisis. Distribusi temperatur yang tidak seragam akan naik apabila porositas anoda dan laju aliran gas meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa gradien temperatur semakin besar pada porositas yang tinggi, sehingga diprediksi dapat meningkatkan tegangan thermal pada material anoda SOFC. Kata Kunci: SOFC, anoda, porositas, temperatur.