INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
  • Lokasi
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 10000 dari pencarian Anda melalui kata kunci: author="JOACHIM FISCHER"
Hal. Awal Sebelumnya 121 122 123 124 125 Berikutnya Hal. Akhir
cover
PENGARUH Nigella sativa DAN ZINK TERHADAP JUMLAH EOSINOFIL, NEUTROFIL, DAN LIMFOSIT JARINGAN PARU : Studi eksperimental pada mencit BALB/C yang diinduksi ovalbumin
By Dhini Vien Arista ; Suprihati ; Yanuar Iman Santoso
-- Semarang : FK Undip, 2020

Latar belakang : Penyakit alergi dapat bermanifestasi ke berbagai sistem jaringan dan organ, apabila mengenai saluran pernapasan bermanifestasi sebagai rinitis alergi. Rinitis alergi sebagai inflamasi kronik pada saluran pernapasan memicu rekruitmen berbagai mediator inflamasi pada mukosa paru. Peningkatan eosinofil, neutrofil dan limfosit yang memiliki efek toksi pada jaringan. Nigella sativa dapat menurunkan mediator inflamasi, menghambat sekresi sitokin dan menekan degranulasi sel mast. Zink berperan dalam mengurangi proliferasi sel Th2, perbaikan jaringan dan antioksidan enzim sehingga mengurangi hiperresponsif saluran nafas. Tujuan: Mengetahui pengaruh Nigella sativa dan zink terhadap jumlah eosinofil, neutrofil dam limfosit jaringan paru mencit BALB/C yang diinduksi ovalbumin. Metode : Desain penelitian adalah true experiment with post-test only control group menggunakan mencit BALB/C pada Maret-Oktober 2020. Kriteria inklusi adalah mencit BALB/C betina umur 6-8 minggu, berat badan 22-25 gram, sehat, dan aktif. Sampel dibagi dalam 5 kelompok yaitu; kontrol negatif, kontrol positif, kelompok NS, kelompok zink, dan kelompok NS dan zink. Perlakuan dilakukan selama 28 hari. Reaksi alergi dinilai dari jumlah eosinofil, neutrofil dan limfosit jaringan paru. Hasil : Sampel didapatkan 6 kontrol negatif, 6 kontrol positif, 6 kelompok NS, 5 kelompok zink, dan 5 kelompok NS + zink. Hasil uji beda jumlah eosinofil p < 0,001, jumlah neutrofil p < 0,001 dan jumlah limfosit p < 0,001. Data dilanjutkan analisis multivariat, jumlah eosinofil paling signifikan pada kelompok NS dan zink (p = 0,006), jumlah neutrofil paling signifikan pada kelompok NS dan zink (p = 0,008), dan jumlah limfosit paling signifikan pada kelompok NS dan zink (p < 0,001). Simpulan : Terdapat pengaruh Nigella sativa dan zink terhadap jumlah eosinofil, neutrofil dam limfosit jaringan paru mencit BALB/C yang diinduksi ovalbumin. Kata kunci: Nigella sativa, Zink, Eosinofil, Neutrofil, Limfosit

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PENGARUH PEMBERIAN NIGELLA SATIVA TERHADAP NEUTROFIL LIMFOSIT RATIO DAN MEAN PLATELET VOLUME : Studi pada pasien Laryngopharyngeal Reflux
By Amalia Yuliasari ; Farokah ; Willy Yusmawan
-- Semarang : FK Undip, 2020

Latar belakang : Laryngopharingeal reflux (LPR) adalah Aliran balik isi lambung ke esofagus, laring serta hipofaring yang dapat menimbulkan inflamasi pada jaringan. Diagnosis LPR berdasarkan gejala klinis dan pemeriksaan laringoskopi fleksibel (Fiber Optic Laryngoscopy). Pemeriksaan lain yang untuk mengetahui inflamasi dapat digunakan Rasio limfosit neutrofil (NLR) dan Mean Platelet Volume (MPV). Terapi medikamentosa pada LPR dengan obat-obatan anti refluks, dan dapat diberikan terapi adjuvant berupa Nigella sativa (jintan hitam) yang memiliki fungsi anti inflamasi, antioksidan, gastroprotektif. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh pemberian nigella sativa terhadap pemeriksaan NLR dan MPV pada penderita LPR di banding kontrol. Metode : Penelitian intervensi dengan Pre and Post-test randomized control group design dari 36 subjek berupa pasien dengan LPR di RSUP Dr. Kariadi Semarang, RSUD Rembang, RSUD Soeselo Slawi pada Januari - April 2020. Kelompok perlakuan diberi terapi Omeprazol dan NS, kelompok kontrol diterapi Omeprazol tanpa NS. Hasil : Tidak didapatkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara dua kelompok meskipun di dapatkan perubahan hasil yang lebih baik pada pemeriksaan NLR dan MPV pada terapi standart ditambah nigella sativa. Simpulan : Hasil pemeriksaan NLR dan MPV pada pasien LPR yang diberikan terapi standar ditambah nigella sativa lebih baik dibandingkan tanpa nigella sativa, terdapat perbedaan tetapi tidak bermakna secara statistik. Kata Kunci : LPR, NLR, MPV, nigella sativa

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PENGARUH SUPLEMENTASI KOENZIM Q10 TERHADAP KADAR LAKTAT DEHIDROGENASE PENDERITA LIMFOMA NON-HODGKIN YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUP Dr.KARIADI SEMARANG
By Farryanto Kusulistyo ; Dwi Antono ; Rery Budiarti
-- Semarang : FK Undip, 2020

Latar belakang : Limfoma Non-Hodgkin (LNH) adalah keganasan primer pada Kelenjar Getah Bening (KGB) dan jaringan limfoid yang berasal dari limfosit B, limfosit T, dan walaupun amat jarang dapat berasal dari sel Natural Killer (NK). Sel-sel tumor dapat menghasilkan enzim Lactate Dehidrogenase (LDH) sebagai respon terhadap penurunan Adenosine Triphospate (ATP) dalam sel serta peningkatan asam laktat maupun hasil reaksi oksidatif-reduktif yang menjadi asam piruvat (Warburg effect). Peningkatan kadar LDH dikenal sebagai penanda tumor yang menggambarkan aktivitas tumor, serta penanda sel pada beberapa keganasan yang bersifat agresif termasuk tumor sel germinal, sarkoma dan LNH. Koenzim Q10 bekerja sebagai kofaktor dalam Siklus Krebs yang berperan dalam mengatasi kondisi kekurangan ATP dalam sel melalui reaksi reduksi dan oksidasi. Tujuan Penelitian : Membuktikan pengaruh pemberian koenzim Q10 terhadap kadar LDH penderita LNH yang mendapat kemoterapi di RSUP Dr.Kariadi, Semarang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian intervensi dengan desain randomized pre and post test double blind control group design. Subjek penelitian adalah penderita LNH yang mendapat kemoterapi dengan pemberian terapi selama 21 hari. Kelompok penelitian dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan (penderita LNH yang mendapat kemoterapi, dan koenzim Q10 100mg/hari) serta kelompok kontrol (penderita LNH yang mendapat kemoterapi dan plasebo). Hasil : Saat kelompok perlakuan dan kontrol, pretest dan posttest dibandingkan, terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara dua kelompok. Kadar LDH menurun pada kelompok dengan kemoterapi ditambah pemberian koenzim Q10 sedangkan pada kelompok kemoterapi saja terjadi peningkatan. Simpulan : Kadar LDH pada pasien LNH yang diberikan kemoterapi standar ditambah koenzim Q10, lebih baik dibandingkan tanpa pemberian koenzim Q10. Terdapat perbedaan bermakna secara statistik pada penelitian ini. Kata kunci : Limfoma Non-Hodgkin (LNH), Kelenjar Getah Bening (KGB), limfosit B, limfosit T

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PENGARUH PEMBERIAN AIR ALKALI TERHADAP PERBAIKAN KLINIS PADA LARYNGOPHARYNGEAL REFLUX
By Muhammad Rizka Yahya ; Muyyasaroh ; Farokah
-- Semarang : FK Undip, 2020

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
PENGARUH NIGELLA SATIVA DAN VITAMIN D TERHADAP KADAR IL-5 DAN IFN ꙋ SERUM PADA ALERGI : Studi eksperimental pada mencit Balb/C yang diinduksi Ovalbumin
By Ferdinand Simanjuntak ; Suprihati ; Yanuar Iman Santoso
-- Semarang : FK Undip, 2020

Latar Belakang: Alergi adalah suatu reaksi hipersensitivitas yang memiliki hubungan dengan pembentukan imunoglobulin E (IgE) yang kemudian diikuti dengan pelepasan histamin dan sel-sel mediator lainnya, sehingga terjadi gejala-gejala alergi. Reaksi alergi menghasilkan eosinofil, IgE, IL-5 dan aktivitas keseimbangan Th1 – Th2 yang berperan penting dalam reaksi alergi. Tujuan: Mengetahui pengaruh Nigella sativa dan vitamin D pada kadar serum IFN γ, dan IL-5 pada mencit Balb/c yang sudah diinduksi Ovalbumin. Metode: Penelitian true experiment with post-test only control group design yang menggunakan 30 ekor mencit Balb/c sebagai subjek penelitian dibagi dalam 5 kelompok. Di Laboratorium Biologi FK Universitas Sultan Agung Semarang pada bulan Maret-April 2020 Kelompok kontrol negatif, kontrol alergi, kelompok alergi dengan perlakuan nigella sativa, kelompok alergi perlakuan vitamin D dan kelompok alergi perlakuan nigella sativa dengan vitamin D. indikator kadar IL-5 dan IFN γ serum pada model mencit Balb/C ini akan dibandingkan setiap kelompok. Analisis data menggunakan uji one way annova untuk IL-5, uji kruskall wallis dilajutkan mann whitney untuk uji berpasangan antar kelompok. Hasil: Terdapat perbedaan pada kadar IFN γ (p=0.01) kelompok kontrol positif dengan perlakuan NS. Terdapat perbedaan pada kadar IFN γ pada kelompok NS dengan kelompok vitamin D (p= 0.006), Terdapat perbedaan pada kadar IFN γ pada kelompok NS dengan kombinasi (p= 0.013). Terdapat perbedaan pada kadar IL-5 mencit antar kelompok kontrol positif dengan NS (p= 0.020), kelompok kontrol positif dengan kombinas (p= 0.033). Simpulan : Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian Nigella sativa terhadap kadar IL-5 pada kelompok mencit kontrol positif. Terdapat pengaruh pemberian Nigella sativa terhadap kadar IFN γ pada kelompok mencit kontrol positif. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan pemberian vitamin D terhadap kadar IL5 pada 3 kelompok perlakuan. Terdapat pengaruh pemberian vitamin D terhadap kadar IFN γ pada kelompok mencit yang diinduksi OVA dengan kelompok kontrol positif, NS, dan kombinasi. Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian vitamin D + nigella sativa terhadap kadar IL-5 pada kelompok mencit yang diinduksi OVA, dibanding dengan kelompok kontrol positif. Terdapat pengaruh pemberian vitamin D + nigella sativa terhadap kadar IFN γ pada kelompok NS. Kata kunci: Nigella sativa, Vitamin d, IL-5, IFN γ, Alergi, mencit Balb/c.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN GEJALA PSIKIATRIK DAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA LPR
By Ade Ramadhani ; Muyyasaroh ; Farokah
-- Semarang : FK Undip, 2020

Latar Belakang: Faktor risiko LPR yaitu usia, jenis kelamin, BMI, riwayat merokok dan pola makan mempengaruhi keparahan LPR, yang dapat dapat menimbulkan masalah kejiwaan pada pasien. Faktor risiko tersebut mempunyai dampak klinis baik pada aspek sosial maupun emosi, yang dapat menurunkan kualitas hidup. Tujuan: Menganalisis hubungan lama gejala, usia, jenis kelamin, BMI, merokok dan pola makan dengan gejala psikiatrik dan kualitas hidup penderita LPR, dan menganalisis hubungan gejala psikiatrik dengan kualitas hidup penderita LPR Metode: Jenis penelitian ini adalah studi analitik deskriptif dengan pendekatan belah lintang pada penderita LPR di klinik THT RSUP Dr. Kariadi Semarang usia 18 – 60 tahun. Sampel yang ditentukan sebanyak 66 penderita LPR subyek yang memenuhi kriteria penelitian dilakukan pengukuran gejala psikiatrik dengan kuesioner DASS 21 dan kualitas hidup dengan kuesioner RQS, analisis data dengan uji chi-square. Hasil: Didapatkan 66 subyek dengan rerata umur 45,1 tahun, perempuan lebih banyak dibanding laki laki (75,8%). Analisis hubungan faktor risiko dengan depresi didapatkan jenis kelamin (p 1,000), usia (p 1,000), lama gejala (p 1,000), BMI (p 0,132), merokok (p 0,452), dan pola makan (p 1,000). Analisis faktor risiko dengan ansietas didapatkan jenis kelamin (p 0,340 ) usia (p 0,743), lama gejala (p 0,085), BMI (p 0,322), merokok (p 1,000), dan pola makan (p 1,000). Analisis faktor risiko dengan stres didapatkan jenis kelamin (p 0,798), usia (p 0,088), lama gejala (p 0,324), BMI (p 0,276), merokok (p 0,606) dan pola makan (p 0,538). Jenis kelamin dengan kualitas hidup (p 0,032), depresi dengan kualitas hidup (p 0,068) ansietas dengan kualitas hidup (p 0,313) stress dengan kualitas hidup (p

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
HUBUNGAN LAMA PEMBERIAN ANTIRETROVIRAL DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA PENDERITA TERINFEKSI HIV
By Bima Riantardo Hafni ; Muyassaroh ; Dian Ayu Ruspita
-- Semarang : FK Undip, 2020

Latar belakang: Pengobatan Anti Retroviral (ARV) pada Human immunodeficiency virus (HIV) mempunyai peran dalam pencegahan penularan HIV, karena obat ARV memiliki mekanisme kerja mencegah replikasi virus yang secara bertahap menurunkan jumlah virus dalam darah. Nucleoside analogue reverse transcriptase inhibitors (NRTI) merupakan salah satu jenis ARV yang memiliki efek samping gangguan pendengaran. Tujuan: Mengetahui hubungan lama pemberian ARV dengan gangguan pendengaran pada penderita terinfeksi HIV. Metode: Penelitian belah lintang pada penderita HIV umur 19-59 tahun yang sedang menjalani pengobatan ARV di klinik VCT RSUP Dr. Kariadi Semarang periode Maret – April 2020. Sampel ditentukan sebanyak 91. Diagnosis dan pemberian obat ARV ditentukan oleh sejawat penyakit dalam. Keluhan gangguan pendengaran terdiri dari tinitus dan/atau kurang pendengaran. Analisis data menggunakan uji chi-square dan fisher’s exact. Hasil: Didapatkan 91 responden yang mendapat ARV. Laki-laki 62 orang (68,1%) Perempuan 29 orang (31,9%) umur termuda 19 tahun, tertua 52 tahun, rerata umur 34,8 tahun. Lama pemberian ARV tidak berhubungan dengan tinnitus (p= 0,502), kurang pendengaran (p= 0,661), dan gangguan pendengaran (p=0,338). Kesimpulan: Lama pemberian ARV tidak berhubungan dengan gangguan pendengaran. Kata kunci: Human immunodeficiency virus, Anti Retroviral, gangguan pendengaran

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
HUBUNGAN USIA PENDENGARAN DAN LAMA PEMAKAIAN ALAT BANTU DENGAR CAP II (CATEGORY AUDITORY PERFORMANCE II)
By Tri Adhitama Kumala Hasan ; Zulfikar Naftali ; Dian Ayu Ruspita
-- Semarang : FK Undip, 2020

Latar belakang : Salah satu metode pemantauan anak pasca implantasi koklea yang diikuti secara internasional dan mudah diterapkan ialah menilai perkembangan persepsi auditori dengan metode Categories of Auditory Performance (CAP). Variasi hasil skor CAP Pada pasien implant koklea dapat disebabkan oleh banyak faktor antara lain usia pendengaran, lama pemakaian ABD (Alat Bantu Dengar) sebelum operasi implant koklea. Tujuan: Membuktikan hubungan usia pendengaran dan lama pemakaian alat bantu dengar dengan skor CAP II pada penggunaan implant koklea. Metode : Penelitian ini adalah penelitian cross sectional dari 25 pengguna implant koklea di Jurnal harian Yayasan hear Life Jakarta, yang memenuhi criteria inklusi dan eksklusi pada tahun 2015 hingga tahun 2019. Data yang diperoleh dilakukan coding, entry, cleaning dan editing ke file computer. Analisis deskriptif dilakukan untuk data demografis pasien. Perhitungan statistic menggunakan program computer (SPSS). Analisis data dengan menggunakan chi square dan skala penilaian fisher exact. Hasil : Terdapat hubungan antara lama pemakaian alat bantu dengar dengan skor CAP II dengan p0,05. Kesimpulan : Usia pendengaran tidak berhubungan dengan skor CAP II. Lama pemakaian ABD berhubungan dengan skor CAP II. Kata kunci : implant koklea, Category Auditory Performance II (CAP II), lama pemakaian alat bantu dengar, usia pendengaran

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Asuhan Keperawatan Anak: Gangguan Hematologik Keganasan Kedaruratan
By Mariyam
-- Jakarta : EGC, 2019

Ketersediaan3
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Basic Laser Dentistry
By Harry Huiz Peeters
-- Jakarta : Sagung Seto, 2019

Seiring dengan berkembangnya kemajuan teknologi di seluruh bidang, kedokteran gigi melalui penelitian memunculkan penemuan baru secara langsung maupun tidak langsung memodernisasi alat-alat kedokteran gigi agar masyarakat dapat menerima layanan kesehatan gigi yang lebih modern. Buku ini membahas mengenai dasar-dasar ilmu laser secara umum, laser delivery systems, bagaimana interaksi antara sinar laser dengan jaringan . Adapun materi yang dibahas dalam buku ini adalah: Sejarah Singkat Terciptanya Laser Dasar-dasar Fungsi Fisika Laser Bagian-bagian Laser dan Fungsinya Sifat-sifat Sinar Laser Jenis-jenis Emisi Sinar Laser Interaksi Sinar Laser Terhadap Jaringan Laser Sebagai Alat Konversi Energi dan Daya Macam-macam Model Operasional Laser Aplicator dan Fiber Low Level Laser Photoactivated Disinfectant Laser Erbium Ablation Mechanism Diode Laser CO2 LED Laser Safety Futire Development Keunggulan dan kekurangan laser dibandingkan dengan cara konvensional Aplikasi laser Clinical tips Ulasan Laser Cavitation

Ketersediaan3
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 121 122 123 124 125 Berikutnya Hal. Akhir
INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?