Surveilans kesehatan masyarakat adalah upaya monitoring kondisi kesehatan secara ketat di masyarakat, sehingga dapat dipakai sebagai dasar perencanaan, monitoring dan evaluasi intervensi kesehatan masyarakat. Buku ini terdiri dari 24 BAB yang meliputi : Bab 1 Surveilans Kesehatan Masyarakat Mutakhir; Bab 2 Dasar-Dasar Surveilans Penyakit; Bab 3 Metode-Metode Surveilans; Bab 4 Desain Sistem Surveilans; Bab 5 Langkah-Langkah Merancang Surveilans; Bab 6 Langkah Analisis Data Surveilans; Bab 7 Penyelidikan Epidemiologi di Lapangan; Bab 8 Sumber-Sumber Data Surveilans; Bab 9 Kegiatan Surveilans Khusus; Bab 10 Pedoman Evaluasi Sistem Surveilans; Bab 11 Indikator Kesehatan dan Surveilans; Bab 12 Aplikasi Sistem Surveilans AI, DBD dan Malaria; Bab 13 Studi Surveilans Epidemiologi Malaria; Bab 14 Determinan Kejadian Malaria; Bab 15 Studi Kasus Determinan Sosial Ekonomi Penanggulangan Malaria; Bab 16 Evaluasi Implementasi Sistem Surveilans; Bab 17 Simulasi Penyelidikan KLB Keracunan Makanan; Bab 18 Surveilans Epidemiologi Avian Influenza (H5N1); Bab 19 Inovasi Pelayanan Kesehatan; Bab 20 Kendalikan DBD, Kendalikan Virus Zika; Bab 21 Pengendalian Dinamis HIV dan AIDS di Sul Sel; Bab 22 Kerentanan Ibu Hamil dan Virus Zika; Bab 23 Stunting dalam Sistem Surveilans; Bab 24 Surveilans Epidemiologi Covid 19.
Buku ajar ini disusun dengan harapan menjadi rujukan bagi mahasiswa dalam belajar mandiri tentang biokimia. Materi per bab yang di lengkapi dengan rangkuman dan Latihan soal untuk memberikan pemahaman yang lebih sistematis pada mahasiswa. Buku ajar ini terdiri dari 6 bab, yang meliputi : bab 1 biokimia DNA; bab 2 metabolisme informasi : replikasi DNA; bab 3 transkripsi; bab 4 sandi genetic dan hubungan gen-protein; bab 5 biosintesis protein; bab 6 regulasi ekspresi gen. Buku ini juga dilengkapi dengan daftar gambar dan daftar table yang semakin mempermudah dalam memahami materi.
Tujuan dari penulisan buku ini ialah memberikan gambaran secara ringkas tentang penyakit/ kelainan bedah kepala leher yang umum maupun yang jarang dijumpai. Telah diusahakan untuk menyampaikan informasi singkat tentang diagnosis dan penanganan, meliputi batasan, etiologi, epidemiologi, gambaran klinis, pemeriksaan penunjang yang diperlukan, dan pilihan terapinya. Buku ini ditujukan untuk para mahasiswa fakultas kedokteran dan peserta didik dokter spesialis bedah tahap bedah dasar yang sedang belajar di klinik bedah, sebagai pegangan agar lebih mudah memahami tentang penanganan kasus-kasus bedah kepala leher yang sedang dipelajari. Buku ini terdiri dari 9 bab yang meliputi : bab 1 tiroid & paratiroid; bab 2 kelenjar liur; bab 3 rongga mulut; bab 4 tulang maksiofasial; bab 5 kelenjar getah bening; bab 6 jaringan lunak kepala & leher; bab 7 kulit kepala dan leher; bab 8 trauma leher; bab 9 obstruksi jalan nafas atas. Dilengkapu juga dengan daftar gambar dan daftar singkatan.
Buku ajar ini disusun untuk menjadi bahan pembelajaran para peserta program pendidikan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah agar lebih mudah mencapai kompetensi dalam hal penanganan gagal jantung kompleks sebagaimana tercantum dalam standar nasional pendidikan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Buku ini disusun berdasarkan referensi baru tentang komorbiditas pada gagal jantung baik komorbiditas kardiovaskular maupun non kardiovaskular. Diharapkan dari buku ini para pembaca dapat memahami dan mampu mengelola komorbiditas pasien gagal jantung dengan baik. Buku ini terdiri dari 12 bab, yang meliputi : bab 1 gagal jantung hipertensif; bab 2 gagal jantung dengan fibrilasi atrial; bab 3 gagal jantung dengan gangguan ginjal; bab 4 gagal jantung dengan anemia; bab 5 gagal jantung dengan diabetes mellitus; bab 6 gagal jantung pada disfungsi hormon tiroid; bab 7 gagal jantung dengan defisiensi hormon anabolic; bab 8 gagal jantung dengan gangguan gastrointestinal; bab 9 gagal jantung dengan obesitas; bab 10 gagal jantung dengan kakeksia; bab 11 gagal jantung dengan penyakit paru kronis; bab 12 gagal jantung pada covid-19. Dilengkapi dengan daftar table, daftar gambar dan daftar singkatan.
Penyakit tidak menular (PTM) atau juga disebut dengan penyakit kronis tidak ditularkan dari orang ke orang. Penyakit tersebut umumnya dialami dalam waktu yang cukup lama dan lambat perkembangannya. Terdapat empat tipe utama dari penyakit tidak menular adalah penyakit kardiovaskular, Diabates Mellitus, penyakit pernafasan kronis dan kanker. Hadirnya buku ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian PTM. Buku ini berisikan informasi seputar PTM seperti definisi, karakteristik, perilaku berisiko, makanan dan minuman yang berisiko terjadinya PTM. Selain itu berisi informasi tentang pencegahan PTM terutama perilaku hidup sehat, kemudian diet makanan bagi penderita PTM dan beberapa makanan khas Indonesia yang berpotensi mencegah PTM serta deteksi dini PTM. Buku ini terdiri dari 12 bab, yang meliputi : bab 1 pendahuluan; bab 2 penyakit tidak menular (PTM); bab 3 karakteristik penderita penyakit tidak menular; bab 4 perilaku berisiko penyakit tidak menular; bab 5 makanan dan minuman berisiko penyakit tidak menular; bab 6 faktor risiko terhadap kematian akibat penyakit tidak menular di Indonesia; bab 7 deteksi dini penyakit tidak menular; bab 8 pengeluaran BPJS untuk penyakit tidak menular; bab 9 diet makanan bagi penderita penyakit tidak menular; bab 10 kandungan sayuran, ikan dan masakan Indonesia; bab 11 gambaran penyakit tidak menular di Indonesia dan bab 12 penutup. Buku ini juga dilengkapi dengan daftar table dan daftar gambar.
Kemampuan memahami permasalahan dan melakukan manajemen pada permasalahan arteri dalam sistem kardiovaskular sangatlah penting dalam praktik kedokteran. Buku ini disusun secara ringkas dan komprehensif dengan harapan dapat dijadikan sebagai sarana memahami permasalahan arteri dalam bidang kardiovaskular secara lebih dalam. Dalam buku ini disajikan berbagai materi terkait kelainan dalam bidang kardiovaskular terutama yang menyangkut pembuluh darah arteri. Buku ini terdiri dari 10 bab, yang meliputi : bab 1 Acute Limb Ischemia; bab 2 Iskemia tungkai kronis kritis; bab 3 iskemik arteri mesenterika; bab 4 aneurisma aorta; bab 5 diseksi aorta; bab 6 peripheral arterial diseases; bab 7 penyakit buerger; bab 8 raynaud phenomenon; bab 9 stenosis arteri karosis; bab 10 stenosis arteri renalis. Buku juga dilengkapi dengan gambar dan table untuk lebih memudahkan dalam memahami.
Maraknya sengketa yang terjadi antara pasien dengan dokter bedah plastic rekonstruksi & estetik menjadi factor utama ditulisya buku ini oleh penulis. Dengan adanya buku ini diharapkan bisa menjadi jembatan permasalahan yang mungkin timbul dan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari setelah dilakukannya Tindakan medis berupa “operasi bedah plastic estetik” yang dilakukan oleh dokter bedah rekonstruksi & estetik. Buku ini terdiri dari 6 bab, yang meliputi : bab 1 pendahuluan, bab 2 regulasi perlindungan hukum bagi dokter spesialis bedah plastic rekonstruksi & estetik yang berlaku saat ini; bab 3 problematika bedah plastic estetik pascaoperasi; bab 4 konstruksi perlindungan hukum bagi dokter spesialis bedah plastic rekonstruksi & estetik pascaoperasi; bab 5 konsep model perlindungan hukum bagi dokter spesialis bedah plastic rekonstruksi & estetik pascaoperasi; bab 6 penutup.
Buku ajar ini disusun untuk memenuhi pembelajaran mahasiswa kesehatan tentang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Covid-19 berdasarkan konsep penanganan dan hasil temuan klinis di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Buku ini ditujukan untuk kalangan tenaga kesehatan seperti mahasiswa kesehatan maupun tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit. Pada setiap bab memuat capaian pembelajaran, deskripsi materi untuk mempermudah dalam memahami isi dari setiap bab dan di akhir bab terdapat rangkuman dan uji kompetensi. Buku terdiri dari 5 bab, yang meliputi : bab 1 covid-19; bab 2 diagnosis laboratorium; bab 3 peran tenaga Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian covid-19; bab 4 pencegahan dan pengendalian infeksi covid-19 di rumah sakit; bab 5 vakisnasi covid-19.
Kanker serviks atau kanker leher Rahim adalah tumbuhnya sel-sel tidak normal pada Rahim. Sel-sel tidak normal ini berubah menjadi kanker. Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada serviks uterus, suatu daerah pada organ reproduksi Wanita yang merupakan pintu masuk kearah Rahim yang terletak antara Rahim dengan liang senggama. Buku ini ditulis dengan harapan dapat dijadikan sumber wawasan dan referensi bagi para pembaca. Selain itu, buku ini sebagai wujud langkah pro aktif kami dalam mencegah kanker serviks, sehingga kualitas kesehatan wanita lebih baik di masa-masa berikutnya. Buku terdiri dari 15 bagian, yang meliputi : a. pengertian kanker serviks; b. etiologic kanker serviks; c. derajat kanker serviks; d. epidemiologi kanker serviks; e. tanda dan gejala kanker serviks; f. factor-faktor risiko kanker serviks; g. pencegahan kanker serviks; h. deteksi dini kanker serviks; i. diagnosis kanker serviks; j. makanan dan minuman pencegah kanker; k. penatalaksanaan kanker serviks; l. manajemen mual muntah efek kemoterapi; m. penelitian-penelitian terkait kanker serviks; n. psikologi pasien kanker serviks; o. olahraga bagi pasien kanker serviks.
Februari 2020, WHO resmi menetapkan adanya pandemic corona virus atau covid-19 yang menyerang seluruh dunia. Pandemi ini menyebabkan keterpurukan hampir di semua sector dunia. Adanya buku ini bertujuan untuk membantu para peneliti dalam menyelesaikan pandemic covid-19. Buku ini terdiri dari 7 bab, yang meliputi : bab 1 pendahuluan; bab 2 virus sarcov-2; bab 3 in silico dan program computani; bab 4 senyawa alkaloid; bab 5 percobaan; bab 6 hasil percobaan dan pembahasan; bab 6 simpulan dan saran