INTEGRATED LIBRARY

Universitas Diponegoro

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Ditapis dengan

  • Tahun Penerbitan
  • Lokasi
    Lihat Lebih Banyak
Ditemukan 10000 dari pencarian Anda melalui kata kunci: author="Ilham Akbar Surya PERM...
Hal. Awal Sebelumnya 291 292 293 294 295 Berikutnya Hal. Akhir
cover
At a Glance Neonatologi = Neonatology at a Glance
By Tom Lissauer ; Avroy Fanaroff ; Vidhia Umami ; Amalia safitri
-- Jakarta : Erlangga, 2009

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Pemeriksaan fisik saraf spinal = Physical examination of the spine
By Tood J. Albert ; Alexander R. Vaccaro ; HM Syamsir ; Sally Carolina ; Rina Astikawati
-- Jakarta : Erlangga, 2013

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
At a Glance OSCE = OSCEs at a Glance
By Adrian Blundell ; Richard Harrison ; Vidya Hartiansyah ; Rina Astikawati
-- Jakarta : Erlangga, 2015

OSCE dapat digunakan untuk memeriksa berbagai keterampilan klinis. OSCE (Objective Structured Clinical Examinination) dibagi menjadi klinis, praktik dan Interpretasi data: 1. Staser Klinis, terdiri dari berbagai aspek komunikasi atau pemeriksaan: Mendapatkan dan mempresentasikan riwayat medis Melakukan pemeriksaan fisik Keterampilan komunikasi Stase ini biasanya melibatkan interaksi dengan pasien sesungguhnya atau pasien simulasi. 2. Stase praktik Keterampilan klinis Keterampilan prosedural Boneka peraga biasanya digunakan untuk menggantikan pasien. 3. Stase interpretasi data, terdiri dari diskusi tertulis atau verbal mengenai berbagai hasil pemeriksaan. Pertanyaan lisan terstruktur yang diberikan penguji Stase tertulis Topik pembahasan dalam buku ini disajikan secara ringkas dan sederhana serta dilengkapi dengan ilustrasi.

Ketersediaan5
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Hubungan antara profil lipid dan indeks massa tubuh terhadap Ankle-Branchial Index anak dengan sindrom nefrotik (Kajian pada Sindrom Nefrotik Relaps Sering dan Resisten Steroid)
By Susilo Adi Nugroho ; Omega Mellyana
-- Semarang : FK Undip, 2017

Latar Belakang : Prevalensi Sindrom nefrotik di Indonesia mencapai 6 tiap 100.000 anak pertahun. Sindrom nefrotik memiliki hubungan dengan komplikasi kardiovaskular pada anak dikemudian hari. Ankle-Brachial Index (ABI) merupakan salah satu metode skrining non invasif yang dapat digunakan untuk mendeteksi adanya aterosklerosis. Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan antara profil lipid dan IMT dengan ABI pada pasien anak dengan sindrom nefrotik. Metode : Metode penelitian adalah observasional dengan desain potong lintang. Pemeriksaan dilakukan pada 24 anak sindrom nefrotik yang memenuhi criteria inklusi dan eksklusi. Profil lipid berupa kolesterol total, LDL, HDL, dan Trigliserida diperiksa melalui darah vena. IMT didapatkan dengan membandingkan berat badan dan tinggi badan dalam meter kuadrat. ABI didapatkan dengan membandingkan tekanan sistolik kaki dan lengan, kemudian diambil rasio yang paling rendah. Data yang didapat kemudian dianalisis dengan menggunakan korelasi Pearson. Hasil : Kolesterol total, LDL, HDL, dan IMT mempunyai hubungan yang sangat lemah terhadap ABI (r=

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Kadar Hepatocyte Growth Factor serum sebagai prediktor luaran sepsis pada anak
By Hawin Nurdiana ; M. Supriatna TS
-- Semarang : FK Undip, 2017

Pendahuluan Produksi Hepatocyte Growth Factor (HGF) meningkat sebagai respon terhadap infeksi dan merupakan salah satu marker beratnya kerusakan jaringan. Tujuan Membuktikan kadar HGF dapat digunakan sebagai prediktor luaran sepsis pada anak. Material dan Metode Penelitian kohort prospektif, dilakukan di RSUP Dr. Kariadi Semarang dari September 2014 sampai Februari 2015. Sepsis didefinisikan menurut Konsensus Konferensi Sepsis pada Anak tahun 2005. Subyek dikelompokkan sebagai luaran perbaikan dan perburukan. Perbedaan kadar HGF serum antara kedua kelompok diukur dengan metode ELISA dan dianalisis dengan uji Mann-Whitney U. Cut-off point kadar HGF serum untuk prediktor luaran sepsis ditentukan dengan menggunakan ROC. Hasil Penelitian Sejumlah 31 anak sepsis diikutkan dalam penelitian. Terdapat 8 pasien dengan luaran perburukan dan 23 pasien dengan luaran perbaikan. Median kadar HGF pada luaran perburukan 4723,1 (927,5 - 7435,2) ng/mL dan pada luaran perbaikan 1492,8 (765,16 - 6459,2) ng/mL (p

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Korelasi antara derajat asfiksia dengan kadar superoksida dismutase serum pada bayi asfiksia
By Sondang Herikson Panjaitan ; Wistiani ; M. Sholeh Kosim
-- Semarang : FK Undip, 2016

Latar belakang:Asfiksia perinatal pada bayi baru lahir merupakan suatu keadaantantangan metabolik yang dapat mengakibatkan peningkatan pembentukan radikal bebas /spesies oksigen reaktif (SOR), yang berkontribusi terhadap kerusakan jaringan. Superoksida dismutase (SOD) adalah antioksidan endogen utama pada sel-sel tubuh dan berperan dalam pertahanan sistem sel-sel dan organ terhadapstress oksidatif Tujuan penelitian: Menganalisa korelasi antara derajat asfiksia perinatal dengan kadar superoksida dismutase (SOD) serum bayi dengan asfiksia perinatal Metode: Penelitian ini merupakan studicross sectional dengan subyek penelitian bayi asfiksia ringan, sedang, dan berat dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang dan RSUD Kota Semarang sejak bulan Maret-Juli 2016. Penilaian derajat asfiksia menggunakan APGAR skor, dan pengukuran kadar SOD serum pada hari ke-1 dan ke-3 dengan ELISA. Data dianalisis dengan uji korelasi regresi spearman’s dan uji beda wilcoxon (p

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Pengaruh leukoreduksi metode filtrasi bedside terhadap kejadian reaksi transfusi pada pasien leukemia akut yang mendapat transfusi packed red cell (PRC)
By Anindita Soetadji ; Arlita Eka Putri Vivin Puspitasari ; Yetty Movieta Nency
-- Semarang : FK Undip, 2017

Latar belakang: Anak dengan leukemia akut sering mendapatkan transfusi PRC dan berisiko mengalami reaksi transfusi yang disebabkan oleh kandungan leukosit dalam komponen darah. Leukoreduksi merupakan salah satu metode untuk mengurangi jumlah leukosit. Leukoreduksi bedside merupakan prosedur sederhana yang dapat dilakukan. Tujuan: Untuk menilai kejadian reaksi transfusi dan rerata kenaikan kadar Hb pada anak leukemia akut yang mendapat transfusi PRC dengan leukoreduksi Metode: Penelitian uji acak terkontrol dilakukan dengan membandingkan kejadian reaksi transfusi (demam, ruam, urtika, sesak napas, hemolisis) pada pasien leukemia akut yang mendapat transfusi PRC dengan dan tanpa leukoreduksi pada September 2014 hingga Juni 2015 di Bangsal Hemato Onkologi RSUP Dr. Kariadi. Kenaikan kadar Hb kemudian diukur dan dibandingkan pada dua kelompok. Analisis statistik menggunakan Chi square dan uji t. Hasil: Sejumlah 52 subyek diikutkan, dengan 26 subyek dengan leukoreduksi, dan 26 subyek sebagai kontrol. Hasil signifikan didapatkan pada kejadian demam paska transfusi pada 1 (3,8%) dibanding 5 subyek (19,2%) (p = 0,039), dan kenaikan Hb didapatkan 2.69 ± 0.77 g/dl dibanding 2.11 ± 1.16 g/dl (p = 0.037) pada kelompok perlakuan dan kontrol secara berturut-turut. Kesimpulan: Transfusi PRC dengan leukoreduksi bedside dapat menurunkan kejadian demam paska tranfusi dan meningkatkan selisih kenaikan kadar Hb yang lebih tinggi pada pasien leukemia akut Kata kunci: leukoreduksi, reaksi transfusi, demam, peningkatan Hb, leukemia akut

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Pengaruh penggunaan kantong plastik terhadap hipotermi dan hipoglikemi pada bayi berat lahir rendah
By Desi Yulyanti ; Gatot Irawan Sarosa
-- Semarang : FK Undip, 2017

Latar belakang: Hipotermia pada neonatus disebabkan oleh berbagai keadaan. Keterbatasan alat untuk merawat bayi berat lahir rendah (BBLR) yang dapat meningkatkan angka morbiditas pada BBLR, penggunaan kantong plastik merupakan upaya untuk mencegah hipotermi pada BBLR. Tujuan penelitian: Menganalisa perbedaan suhu aksila dan gula darah sewaktu (GDS) antara BBLR yang menggunakan kantong plastik (kelompok kasus) dan yang tidak menggunakan kantong plastik (kelompok kontrol). Metode: Penelitian ini merupakan studi randomized control trial dengan subyek penelitian BBLR yang dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang sejak bulan Januari-Juni 2016. Penelitian derajat hipotermi menggunakan termometer, dan pengukuran kadar GDS dengan glukotest. Analisis dengan Chi-square, Mann-whitney, dan t tidak berpasangan. Hasil: Subyek penelitian 106 BBLR, terdiri dari masing-masing 53 BBLR dalam kelompok kasus dan kontrol, preterm 64 (60,2%), dan aterm 36 (38,8%). Didapatkan perbedaan bermakna antara suhu aksila pada kelompok kasus kontrol (p0,005). Terdapat peningkatan bermakna antara suhu aksila 1 jam pertama dan 24 jam pertama setelah lahir pada kelompok kasus (p

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Hubungan kejadian anemia pada bayi baru lahir dengan anemia pada ibu dan berat plasenta
By Yetty Movieta Nency ; Gatot Irawan Sarosa ; Fiyya Agilatun NK
-- Semarang : FK Undip, 2017

Latar belakang. Di Indonesia prevalensi anemia kehamilan relatif tinggi, sebagian besar penyebabnya adalah kekurangan zat besi. Keadaan kekurangan zat besi pada ibu hamil akan menimbulkan gangguan atau hambatan pada pertumbuhan janin. Survei Kesehatan Rumah Tangga tahun 2001 menunjukkan prevalensi ADB pada bayi baru lahir sampai usia enam bulan adalah 61,3 %. Data mengenai insiden anemia pada bayi baru lahir masih terbatas. Tujuan penelitian. Membuktikan kejadian anemia pada bayi baru lahir berhubungan dengan anemia pada ibu dan berat plasenta. Desain penelitian. Penelitian observasional menggunakan metode belah lintang (cross-sectional) yang dilakukan dengan mengukur kadar hemoglobin pada bayi baru lahir (BBL) cukup bulan beserta ibu sebelum melahirkan di RSUP dr. Kariadi dan sekitarnya, diperoleh sebanyak 101subyek. Kriteria inklusi :BBL cukup bulan, janin tunggal. Kriteria eksklusi :BBL dari ibu dengan perdarahan antepartum, penyakit kronis dan kelainan hematologi, BBL dengan kelainan kongenital mayor, kelainan hematologi. Uji Analisis statistik menggunakan uji ChiSquare, T test, dan Mann Whitney. Analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil.Tidak terdapat hubungan bermakna antara kejadian anemia BBL dengan anemia ringan-sedang pada ibu. Terdapat hubungan bermakna antara berat plasenta > 529,5 gram (p = 0,019;95%CI 1,3- 22,51 OR 5,4), suplementasi Fe tidak rutin (p = 0,000; 95%CI 3,5 – 31,252 OR 10,5), dan jenis persalinan dengan kejadian anemia pada BBL ((p = 0,013; 95%CI 0,082- 0,749 OR 0,25) Kesimpulan.Tidak terdapat hubungan bermakna antara kejadian anemia BBL dengan anemia ringan-sedang pada ibu.

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
cover
Perbedaan ketebalan serabut saraf retina pasca laser fotokoagulasi parameter modifikasi dan konvensional pada retinopati diabetika
By Afrisal Hari Kurniawan ; Arif Wildan ; Ribkah Angeline Pandie
-- Semarang : FK Undip, 2017

Latar Belakang: Retinopati diabetika (RD) merupakan suatu kelainan mikrovaskular dari penyakit Diabetes Mellitus, yang menyebabkan kebutaan tersering pada usia produktif. Hiperglikemia kronis akan menyebabkan hipoksia dan iskemik jaringan. Iskemik pada jaringan retina akan menstimulus produksi Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF). VEGF merupakan faktor pertumbuhan angiogenesis yang akan memicu terbentuknya neovaskularisasi intraokular. Salah satu talaksana retinopati diabetika adalah laser fotokoagulasi. Penelitian Diabetic Retinopathy Study dan Early Treatment Diabetic Retinopathy Study melaporkan laser fotokoagulasi merupakan teknik standar untuk penatalaksanaan RD serta dapat menghambat progresifitas retinopati diabetika secara efektif. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa laser Panretinal photocoagulation (PRP) dapat menurunkan risiko penurunan tajam penglihatan yang berat. Akan tetapi laser PRP memiliki efek samping yaitu risiko terjadinya penyempitan lapangan pandang perifer, hal ini disebabkan penipisan lapisan serabut saraf peripapil. Tujuan: Menganalisis perbedaan ketebalan serabut saraf retina pasca laser fotokoagulasi parameter modifikasi dibandingkan parameter konvensional pada penderita RD. Metoda: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental prospektif randomized control - group pre test - post test design, yang dilaksanakan di Instalasi Rawat Jalan Mata RSUP dr. Kariadi Semarang. Subjek penelitian berjumlah 40 mata penderita RD. Lalu, dilakukan randomisasi dan dialokasikan dalam 2 kelompok. Kelompok pertama mendapat terapi laser fotokoagulasi parameter modifikasi, sedangkan kelompok kedua mendapat terapi laser fotokoagulasi parameter konvensional. Pengukuran ketebalan serabut saraf retina menggunakan Stratus Optical Coherence Tomography (OCT), dilakukan pre laser, 1 minggu pasca laser dan 1 bulan pasca laser. Hasil: Tidak terdapat perbedaan ketebalan serabut saraf retina yang bermakna antara pre laser, 1 minggu dan 1 bulan pasca laser pada kelompok modifikasi dan konvensional (p > 0,05). Kesimpulan: Tidak didapatkan perbedaan ketebalan serabut saraf retina yang bermakna antara pasca laser fotokoagulasi parameter modifikasi dibandingkan parameter konvensional Kata kunci: Retinopati diabetika, Laser fotokoagulasi, Ketebalan serabut saraf retina

Ketersediaan1
Tambahkan ke dalam keranjang
Unduh MARCSitasi
Hal. Awal Sebelumnya 291 292 293 294 295 Berikutnya Hal. Akhir
INTEGRATED LIBRARY
Universitas Diponegoro
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?