Buku ini disusun secara komperhensif tentang cara mengukur konsumsi gizi baik tingkat nasional, rumah tangga, dan perorangan berdasarkan studi literatur dan pengalaman penulis sebagai dosen. Buku ini menyajikan topik, survei konsumsi gizi, metode recall 24 jam, metode penimbangan makanan (food weighing), metode food record, metode food frequency quetionnaire (FFQ), metode dietary history, metode food account dan food inventory, angka kecukupan gizi, daftar komposisi bahan makanan, densitas energi, rasa kenyang dan palatabilitas, teknik wawancara dalam survei konsumsi.
Buku ini menyajikan topik, pelayanan gizi, konseling gizi pembahasan menekankan pada hal-hal yang berkaitan dengan keterampilan dan konseling gizi, pemilihan makanan, langkah-langkah konseling gizi, strategi konseling gizi menekankan pada pembahasan kajian perbandingan teori.
Buku ini diharapkan dapat menjadi bahan acuan bagi ahli gizi dalam penatalaksanaan diet yang baik dan tepat pada pasien sehingga dapat mendukung proses penyembuhan pasien melalui makanan. Penyajian dari buku ini terbagi atas dua bagian, bagian pertama menyajikan materi, dasar penatalaksanaan nutrisi pada pasien dan di bagian kedua, topik yang dibahas adalah penatalaksanaan diet pada pasien.
Buku ini terbagi atas dua bagian pembahasan. Bagian pertama disajikan topik, alur penelitian, tipologi penelitian kedoktera, identifikasi dan perumusahan masalah, perumusan hipotesis, operasionalisasi hipotesis, subyek penelitian, dasar-dasar instrumentasi dan pengukuran serta validitas dan reliabilitas dalam penelitian kedokteran. Bagian kedua, menyajikan materi: dasar-dasar perancangan penelitian kedokteran, rancangan penelitian eksperimental terbagi atas pola umum, trial klinik serta penelitian intervensi, rancangan penelitian cross sectional, case control, penelitian cohort dan diakhiri dengan dasar-dasar statistik kehidupan.
Buku ini membahas jenis tanaman yang memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Adapun khasiat tanaman obat yang dibahas adalah, tanaman sambung nyawa, daun pandan lidah buaya, bunga pacar air, lengkuas kunyit, ketepeng, daun kemangi, tumbuhan kumis kucing, jeruk nipis, ganyong, tanaman ekor kucing, daun sendok, minyak cendana, ciplukan, buah cermai dan tanaman andong.
Daun kapulaga ternya ta memiliki potensi antioksidan. Buku ini membahas hasil penelitian tentang daun kapulaga sebagai berikut: daun kapulaga dan kandungan kimianya, senyawa antioksidan dalam daun kapulaga, mekanisme kerja antioksidan flavonoid daun kapulaga, mekanisme asam askorbat daun kapulaga sebagai antioksidan, antioksidan daun kapulaga dan penyingkiran radikal bebas penderita diabetes serta beberapa produk pangan fungsional berbasis daun kapulaga.
Buku ini membahas epidemiologi infaksi leher dalam serta anatomi leher bagian dalam. Selanjutnya topik yang disajikan adalah profil penderita infeksi leher dalam, modalitas dan temuan radiologis, pemeriksaan mikrobiologi pada infeksi leher dala, terapi empiris pada infeksi leher dalam, komplikasi infeksi leher dalam, ilustrasi kasus dan diakhiri dengan topik faktor pencetus dan pencegahan infeksi nosokomial.
Buku ini menyajikan materi yang cukup luas dimulai dari genetika klasik sampai membahas dasar-dasar genetika molekular. Adapun topik yang dibahas sebagai berikut, dasar-dasar pewarisan Mendel, genom organisme, pembelahan sel sebagai pelaksanaan pewarisan sifat, berangkai, rangkai kelamin dan penentuan jenis kelamin, perubahan jumlah dan struktur kromosom, pewarisan sitoplasmik, materi genetik, ekspresi gen, mutasi, genetika bakteri dan virus, dasar-dasar rekayasa genetika, genetika kuantitatif dan diakhiri dengan membahas genetika populasi.